Benarkah Konsumsi Obat Dalam Jangka Panjang Bisa Merusak Ginjal?

DokterSehat.Com – Ada sebagian orang yang kurang beruntung sehingga harus hidup dengan mengkonsumsi obat-obatan secara rutin dalam jangka panjang atau bahkan seumur hidupnya. Sebagai contoh, para penderita diabetes atau masalah tekanan darah tinggi harus mengkonsumsi obatnya secara rutin demi mencegah masalah kesehatan yang jauh lebih berbahaya. Karena terus menerus mengkonsumsi obat-obatan, para penderita diabetes dan hipertensi ini pun khawatir jika hal ini bisa membuat ginjal mereka mengalami kerusakan. Sebenarnya, apakah konsumsi obat dalam jangka panjang memang buruk bagi kesehatan ginjal?

doktersehat-obat-sakit-antibiotik

Pakar kesehatan dr. Dharmeizar yang merupakan Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia atau PERNEFRI, menyebutkan bahwa mitos konsumsi obat-obatan jangka panjang bisa membuat ginjal rusak ternyata tidak selalu benar. Menurut beliau, andai kita justru membiarkan kondisi gula darah atau tekanan darah tak terkendali dalam tubuh karena tidak diobati, maka hal inilah yang justru memicu kerusakan pada ginjal.

Menurut dr. Dharmeizar, obat-obatan diabetes atau hipertensi sudah dibuat sedemikian rupa agar mampu melindungi ginjal dari kerusakan. Namun, beliau juga tidak memungkiri jika ada beberapa jenis obat-obatan yang memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan ginjal, yakni obat rematik dan juga obat pereda nyeri. Karena alasan inilah obat-obatan tersebut harus dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan tidak dilakukan secara sembarangan, apalagi dalam jangka panjang.

Sebagai informasi, cukup banyak orang yang menderita kerusakan ginjal berupa penyakit ginjal kronis atau yang lebih sering dikenal sebagai gagal ginjal. Biasanya, penderita gagal ginjal ini membutuhkan cuci darah atau hemodialysis karena ginjal sudah tidak mampu lagi bekerja sesuai dengan fungsinya. Melihat adanya fakta ini, penderita diabetes atau tekanan darah tinggi harus rutin mengkonsumsi obatnya demi mencegah terjadinya hal ini. Sementara itu, untuk obat-obatan lainnya, kita harus berhati-hati dan berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya demi mencegah masalah pada ginjal.