Benarkah Konsumsi Minyak Ikan Bisa Mencegah Sindrom Baby Blues?

DokterSehat.Com – Meskipun diliputi kebahagiaan luar biasa setelah melahirkan, dalam realitanya cukup banyak ibu yang mengalami sindrom baby blues saat masa-masa awal merawat buah hatinya. Pakar kesehatan menyebutkan jika sindrom baby blues termasuk dalam gangguan psikologis yang muncul setelah proses persalinan. Biasanya, gejala dari sindrom ini akan muncul pada hari ketiga atau hari ke sepuluh setelah melahirkan dan bisa berakhir dalam waktu dua minggu. Gejala dari sindrom baby blues sendiri bisa berupa perubahan suasana hati, perasaan mudah lelah, sedih setiap saat, kesulitan untuk berkonsentrasi, dan lain sebagainya. Jika gejala ini tidak segera diatasi, dikawatirkan ibu bisa mengalami depresi sehingga tidak bisa lagi merawat bayinya dengan baik.

doktersehat-minyak-ikan-sehat-nutrisi-vitamin-fish-cod

Pakar kesehatan menyebutkan jika ada beberapa penyebab dari munculnya sindrom baby blues ini. Meskipun seringkali terjadi karena perubahan hormonal, sindrom ini ternyata juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan DHA pada saat ibu sedang hamil. Yang menjadi masalah adalah, tubuh manusia ternyata tidak mampu menghasilkan DHA sendiri. Karena alasan inilah ada baiknya ibu hamil harus berusaha memenuhi kebutuhan DHA nya dengan mengkonsumsi makanan yang kaya DHA. Makanan tersebut bisa berupa minyak ikan alami, baik itu yang berasal dari ikan salmon atau yang beasal daru suplemen minyak ikan.

Bagaimana minyak ikan mampu mencegah sindrom baby blues? Pakar kesehatan berkata jika minyak ikan ternyata mampu melindungi sel saraf dari berbagai peradangan yang disebabkan oleh stress. Tak hanya itu, minyak ikan ternyata mampu memberikan efek anti depresi pada tubuh. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam mengendalikan fungsi serotonin, semacam zat kimia yang mampu mempengaruhi suasana hati pada otak. Hal ini ternyata bisa membuat ibu hamil memiliki kesehatan mental sekaligus membantu perkembangan sistem saraf pada janin di dalam kandungan.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya ibu hamil memperhatikan asupan DHA selama fase kehamilan, khususnya dalam mengkonsumsi minyak ikan.