Benarkah Ginkgo Biloba Memang Baik Bagi Kecerdasan Otak?

DokterSehat.Com – Kita tentu pernah melihat iklan tentang suplemen yang mengandung ginkgo biloba yang diyakini akan membuat otak seseorang menjadi lebih lencer atau lebih pandai. Banyak orang tua yang mempercayai iklan ini dan memberikan suplemen ini pada anaknya. Sebuah pertanyaan pun muncul, apakah memang benar kandungan ginkgo biloba ini sangat efektif dalam membuat otak menjadi semakin encer? Pakar kesehatan ternyata memberikan jawaban yang mengejutkan, yakni tidak.

doktersehat-penyakit-alzheimer-tumor-otak-bakteri-Naegleria-Fowleri-Ginkgo-Biloba

Imperial College London melakukan sebuah penelitian tentang kandungan ginkgo biloba ini dengan melibatkan setidaknya 176 orang di Inggris selama kurun waktu enam bulan. Para partisipan ini diketahui mengalami masalah kepikunan dalam level yang ringan dan sedang. Setelah melakukan percobaan dengan membuat para partisipan ini meminum suplemen dengan kandungan ginkgo biloba, diketahui bahwa konsumsi suplemen ini sama sekali tidak memberikan perbedaan yang mendasar dalam mengatasi masalah gangguan daya ingat para partisipan tersebut.

Dalam penelitian ini, para pasien yang kebanyakan didapatkan dari dokter-dokter yang bekerja di London diminta untuk mengkonsumsi 120 mg suplemen ginkgo biloba setiap hari. Setelah itu, para partisipan harus melakukan tes kognitif dan dicek kualitas hidupnya setelah 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Tes ini sendiri bisa berupa latihan mengingat kata dan menjawab beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan waktu dan juga temapt. Hasilnya adalah, tak ada perubahan yang signifikan pada daya ingat para partisipan. Kualitas hidup para pasien ini juga cenderung biasa saja dan tidak mengalami perbaikan sama sekali selama dan setelah menjalani penelitian.

Pakar kesehatan yang terlibat dalam penelitian ini, dr. Rob McCarney menyebutkan jika apa yang diketahui masyarakat tentang ginkgo biloba selama ini ternyata tidak tepat adanya. Meskipun begitu, adanya harapan tinggi pada konsumsi ginkgo biloba bisa menurunkan resiko terkena Alzheimer mungkin bisa memberikan sugesti positif bagi orang-orang untuk tetap hidup sehat.