Benarkah Gerakan Membasmi Tikus Bisa Berimbas Baik Bagi Kesehatan Masyarakat?

DokterSehat.Com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru-baru ini mengadakan program baru yang sangat unik, yakni gerakan membasmi tikus. Program ini diperuntukkan bagi setiap orang dimana jika mereka berhasil menangkap tikus, bukan membunuhnya, akan diberi imbalan Rp 20 ribu untuk setiap tikusnya. Diharapkan gerakan ini bisa menurunkan resiko masalah kesehatan yang disebabkan oleh hewan pengerat yang bisa berkembang biak dengan sangat cepat. Pakar kesehatan pun menyambut baik gerakan ini bagi kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan Ibukota.

doktersehat-sakit-perut-mulas-Infeksi-Saluran-Kemih -isk

Pakar kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Dr. Budi Haryanto, SKM, MSPH, MSc, menyambut baik program ini dan diharapkan mampu menurunkan resiko penyakit dari tikus layaknya leptospirosis. Sebagai informasi, penyakit lepstopirosis cukup sering menyerang masyarakat ibukota. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira yang dibawa oleh tikus dan kerap menyerang masyarakat kala musim banjir tiba. Penyakit ini sendiri mudah dikenali dari munculnya gejala layaknya demam yang menggigil, pendarahan pada kulit, sakit perut, dan nyeri otot.

Saat banjir, tanpa kita sadari banyak kotoran layaknya urin dari manusia ataupun hewan bisa mengambang pada air. Padahal, banyak masyarakat yang melewati air banjir ini dengan kaki telanjang sehingga andai ada luka pada kaki, bakteri leptospira bisa dengan mudah memasuki tubuh dan memicu munculnya penyakit ini.

Selain penyakit leptospirosis, penyakit lain dari tikus yang bisa menyerang masyarakat di musim hujan atau musim banjir adalah penyakit PES, meskipun memang kini jumlah penderitanya semakin menurun dan jauh di bawah penderita penyakit leptospirosis.

Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika selain dengan membasmi tikus, ada baiknya masyarakat lebih rajin dalam mencuci kaki dengan sabun andai melewati genangan air. Selain itu, bersihkan lantai dengan cairan pembersih andai pernah terendam banjir. Selain itu, ada baiknya kita mulai menurunkan kebiasaan membuang sampah sembarangan yang bisa memicu perkembangbiakan tikus got dengan lebih pesat.