Belum 40 Hari, Bayi Acha Septriasa Sudah Diajak Keluar Rumah. Apakah Tidak Apa-Apa?

DokterSehat.Com– Setelah dikabarkan melahirkan buah hatinya di Australia melalui proses persalinan yang sangat lama, Acha Septriasa kembali menjadi pembicaraan publik. Hal ini disebabkan oleh foto unggahan di akun Instagramnya yang menunjukkan bahwa dirinya dan suami sedang mendorong stroller bayi seperti sedang berjalan-jalan di luar rumah.



Bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, bayi yang baru saja dilahirkan biasanya tidak akan dibawa-bawa ke luar rumah agar tidak mudah jatuh sakit. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa bayi tidak boleh dibawa keluar rumah hingga usianya 40 hari. Lantas, apakah yang dilakukan Acha saat membawa bayinya keluar rumah meskipun baru saja dilahirkan ini tidak apa-apa?

Going for a walk in our new neighbourhood mau groceries shopping ???with Bridgia

A post shared by Jelita S Kharisma (@septriasaacha) on

Pakar kesehatan dr. Adi Tagor, Sp.A, DPH menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa bayi tidak boleh keluar rumah hingga usianya genap 40 hari. Hanya saja, dr. Adi menyebutkan bahwa ada baiknya memang bayi yang baru lahir tidak sering dibawa keluar rumah. Hal ini disebabkan oleh daya tahan tubuh bayi yang masih dalam kondisi sangat lemah. Dikhawatirkan, paparan polusi, kuman, dan bakteri saat kita membawanya ke luar rumah akan membuatnya mudah jatuh sakit.

Hanya saja, apa yang dilakukan oleh Acha mungkin juga dengan pertimbangan kondisi kebersihan dan polusi udara di tempat Ia tinggal di Australia jauh lebih baik dari yang ada di Indonesia sehingga cukup aman bagi buah hatinya.

Khusus untuk ibu yang baru melahirkan, mereka akan mengalami masa nifas selama 40 hari. Masa nifas ini adalah masa pemulihan bagi ibu setelah melahirkan sehingga sebaiknya mereka melakukan aktifitas dengan berhati-hati.