Begini Caranya Agar Kita Tidak Mudah Sakit

DokterSehat.Com – Bapak Kedokteran Hipokrates pernah mengungkapkan sebuah pernyataan yang bisa menjadi petunjuk bagi kita yang ingin hidup sehat dan tidak mudah jatuh sakit. Kata tersebut adalah “Makananmu Adalah Obatmu”. Meskipun terlihat sederhana, apa yang dikatakan oleh Hipokrates ini sebenarnya adalah benar adanya. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi, maka kita akan mendapatkan daya tahan tubuh yang jauh lebih kuat dan tidak akan mudah jatuh sakit.

doktersehat-pria-makanan-bergizi-sehat-sayur-buah-bahagia-diet-sindrom-metabolik

Sayangnya, kebanyakan orang ternyata masih menyepelekan pola makan yang sehat dan mengkonsumsi makanan sesuka hatinya saja. Padahal, menurut pakar kesehatan Samuel Oetoro yang merupakan spesialis di bidang gizi klinik, dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, maka kita pun akan mampu mencegah datangnya penyakit dengan lebih baik.

Lantas, seperti apa makanan yang sehat dan bergizi seimbang? Dr. Oetoro menyebutkan bahwa ada baiknya kita memenuhi asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serta mineral dengan kadar yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan.

Mengapa kita sebaiknya menjaga asupan makanan yang sehat setiap hari? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya orang yang kini lebih suka mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan tidak sehat lainnya dengan dalih wisata kuliner. Memang, wisata kuliner boleh-boleh saja untuk dilakukan, namun, ada baiknya kita memperhatikan apakah makanan tersebut memiliki kadar gizi yang seimbang atau tidak. Jika memang makanan ini kurang sehat, ada baiknya kita tidak membatasi konsumsi makanan tersebut.

Tak hanya soal memenuhi asupan makan, pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk tetap menjaga latihan fisik secara rutin. Selain itu, cobalah untuk selalu mengendalikan stress dengan baik dan menjaga waktu tidur. Dengan menjaga gaya hidup tetap sehat ini, maka kita pun akan tidak mudah terkena penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, atau bahkan gangguan ginjal.