Begini Cara Mudah Untuk Menentukan Masa Subur Wanita

DokterSehat.Com – Bagi pasangan yang ingin segera mendapatkan keturunan, maka perhitungan masa subur sebaiknya harus dilakukan dengan seksama agar kesempatan mendapatkan kehamilan bisa menjadi semakin besar. Sayangnya, cukup banyak pasangan yang kebingungan dengan berbagai perhitungan masa subur yang justru sulit dan cukup rumit untuk dilakukan. Apakah ada cara yang kebih mudah untuk menentukan masa subur?

doktersehat-testpack-tes-kehamilan

Sebagaimana diketahui, yang perlu melakukan perhitungan masa subur adalah kaum wanita mengingat mereka juga mengalami fase menstruasi setiap bulannya. Hal ini tentu sangat berbeda jika dibandingkan dengan pria yang hampir selalu berada dalam masa subur saat di usia dewasa. Lantas, seperti apa cara menghitung masa subur wanita? Pakar kesehatan dr. Noviyanti, SpOG menyebutkan bahwa kaum hawa tinggal memberikan jarak dua minggu sebelum mendapatkan haid berikutnya. Sebagai contoh, andai seorang wanita mendapatkan haid pada tanggal 28, maka Ia tinggal mengurangi 14 hari dan ditemukanlah puncak masa suburnya. Hal ini berarti, pada tanggal 12, 13, 14, 15, dan juga 16 adalah masa suburnya sehingga sebaiknya segera dimaksimalkan agar bisa mendapatkan kehamilan.

Jika seorang wanita mengalami siklus haid yang cenderung tidak teratur, maka perhitungan sederhana ini akan sulit untuk dilakukan. Dr. Novi sendiri menyarankan wanita untuk melakukan konsultasi pada dokter untuk mendapatkan masa subur yang tepat. Sebagai informasi, ada sebagian wanita yang baru mendapatkan siklus menstruasi kembali setelah lebih dari 35 hari sehingga dokter pun biasanya akan mencoba USG transvaginal untuk menentukan masa subur dari ukuran sel telur.

Jika seorang wanita mengalami haid dalam durasi lebih dari seminggu, atau sekitar 2 hingga 3 minggu, maka durasi ini dianggap tidak normal dan harus segera diperiksakan ke dokter karena bisa saja hal ini disebabkan oleh adanya tumor dalam rahim, pada serviks, atau terjadi ketidakseimbangan hormon yang sebaiknya tidak disepelekan karena bisa berpengaruh besar bagi kesehatan atau kesuburan wanita.