Beberapa Risiko Gangguan Kesehatan Wanita Di Tempat Kerja

DokterSehat.Com – Sebagian besar wanita bekerja demi membantu suami menambah pendapatan keluarga. Tapi, setiap pekerjaan memiliki risiko yang bisa mengganggu kesehatan.



Risiko ini bisa datang dari mana saja seperti bahan yang digunakan dalam pekerjaan seperti sabun atau bahan kimia pembersih lainnya. Tak hanya itu, risiko gangguan kesehatan juga bisa karena duduk terus menerus atau berdiri dalam waktu lama.

Demikian dituliskan Muchtaruddin Mansyur dalam buku berjudul Bunga Rampai Masalah Kesehatan dari Dalam Kandungan Hingga Lanjut Usia yang dikutip Tim Health Liputan6.com, Kamis (5/6/2014).

Gangguan kesehatan bisa terjadi ketika interaksi antara bahaya potensial sebagai penyebab, dengan faktor lingkungan yang tidak menguntungkan, tulis Mansyur.

Menurutnya, ketika tubuh tak kuat bertahan maka terjadilah sakit. Apabila wanita bekerja dengan bahan-bahan yang mengandung bahan kimia, waspadai beberapa gangguan kesehatan dengan gejala seperti dibawah ini :

• Gangguan menstruasi
Ini gangguan reproduksi yang paling sering dialami perempuan. Gangguan ini berupa menstruasi yang tak teratur, berhenti menstruasi lebih awal.

Beberapa jenis bahan kimia yang bisa mengganggu menstruasi seperti pelarut benzen, karbon disulfid, formalin, air raksa atau merkuri, dan juga trikloretilen. Pengaruh bahan kimia juga bisa berupa ketidakseimbangan hormon, keguguran, kesulitan persalinan, dan kematian bayi dalam kandungan.

• Gangguan pada syaraf
Ini akibat bahan pelarut, logam berat termasuk timah hitam dan juga bahan pembasmi hama. Tanda-tanda gangguan syaraf beruba mudah gugup, mudah marah, tubuh gemetaran, atau jantung berdebar-debar tanpa alasan, dan selalu merasa kehabisan tenaga, seolah-olah mabuk atau sulit berpikir jernih.

• Gangguan ginjal
Ini ditandai dengan air seni hanya sedikit-sedikit keluarnya atau tidak keluar sama sekali, warna air seni berubah, atau muncul darah dalam air seni. Bahan kimia terutama timah hitam dan logam berat yang paling sering menyebabkan kerusakan ginjal dan kandung kemih.

Baca Juga:  Yuk Ketahui 4 Penyakit Kulit di Pusat Kebugaran!

• Gangguan hati
Ini ditandai dengan kulit dan mata yang menguning, air seni seperti air teh pekat, tinja berwarna lempung atau tanah liat, bagian perut sebelah kanan terasa nyeri. Jika gejalanya sudah seperti ini maka gangguan hati sudah cukup parah.

• Gangguan saluran napas, paru, sesak napas, asma, batuk kering, dan cepat lelah
Gangguan ini banyak dialami akibat debu atau bahan kimia yang terhisap melalui saluran napas seperti pembuat keramik dan pengolah kapas.

• Kepala pusing
Nyeri dan berkunang-kunang sering dihubungkan dengan gangguan kesehatan akibat bahan pembasmi serangga, keracunan timah hitam, ataupun bahan perawatan rambut. Kepala pusing juga merupakan gejala kurang darah yang diakibatkan keracunan timah hitam.