Beberapa Penyebab Ketidaksuburan Pada Wanita

DokterSehat.Com – Jika sepasang suami istri mengalami ketidaksuburan dan tidak segera mendapatkan keturunan, orang pertama yang biasanya ditunjuk mengalami masalah adalah sang pria. Memang, pria yang tidak bisa menjaga kesehatan organ vitalnya beresiko akan sulit mendapatkan kesuburan yang dibutuhkan untuk mendapatkan keturunan. Padahal, kaum hawa juga bisa mengalami ketidaksuburan. Berikut adalah beberapa penyebab mengapa wanita bisa mengalami ketidaksuburan.

doktersehat-kutil-kelamin-kanker-vagina-keringat

Wanita yang mengalami ketidaksuburan biasanya berkaitan dengan masalah siklus menstruasi. Banyak kaum hawa yang mengeluhkan siklus menstruasi yang tidak normal ternyata berpengaruh besar dengan ketidaksuburan. Normalnya, siklus menstruasi berlangsung dalam waktu yang panjang sekitar 35 hari ataa yang lebih pendek yakni sekitar 21 hari. Jika siklus menstruasi berlangsung di luar durasi tersebut, maka bisa jadi organ vital atau ovulasi pada wanita mengalami masalah. Untuk mengatasi masalah ini, pakar kesehatan merekomendasikan pola makan yang lebih sehat dan penggunana obat-obatan untuk memperbaiki siklus menstruasi.

Wanita yang mengalami penyakit radang panggul ternyata juga bisa mendapatkan masalah ketidaksuburan. Penyakit radang panggul sendiri ternyata termasuk penyakit seksual yang menular dan berpengaruh langsung pada organ reproduksi wanita. Dalam beberapa kasus, rahim, ovarium, atau bagian organ reproduksi wanita lainnya bisa mengalami kerusakan yang hebat dan permanen jika terkena penyakit ini hingga sang wanita pun akan sulit mendapatkan keturunan. Beberapa gejala dari penyakit berbahaya ini adalah rasa sakit saat berhubungan intim atau buang air kecil dan disertai dengan rasa gatal atau sensasi terbakar pada organ vital. Untuk mengatasi masalah ini, mau tidak mau wanita harus mendapatkan perawatan medis yang tepat dari dokter. Selain penyakit radang panggul, banyak penyakit seksual lain bisa membuat masalah disfungsi tiroid pada tubuh yang membuat ovulasi serta kesuburan wanita mengalami gangguan.

Baca Juga:  WHO: Malaria Masih Membunuh Banyak Manusia Pada Tahun 2015

Usia juga bisa berpengaruh besar pada kesuburan wanita. Semakin tua seorang wanita, maka jumlah sel telur pada tubuhnya pun cenderung semakin menurun. Karena alasan inilah banyak pakar kesehatan yang menyarankan wanita untuk merencanakan kehamilan dengan matang saat usia kesuburan terbaik sehingga bisa mendapatkan keturunan dengan kondisi yang lebih aman.