Beberapa Penyebab Impotensi Pada Pria

DokterSehat.com – Sudah menjadi rahasia umum jika kejantanan pria dalam hubungan rumah tangga begitu identik dengan ereksi alat kelaminnya. Disamping itu, daya tahan dan kemampuan dalam melakukan hubungan suami istri juga mempengaruhi tingkat kejantanan mereka. Melihat hal ini, apa jadinya jika pria kehilangan kemampuan ereksi pada alat kelaminnya? Tentu saja hubungan suami istri akan mengalami gangguan, bahkan, harmonisasi hubungan rumah tangga pun dapat menurun. Dikarenakan resiko inilah, kaum pria pun selalu berusaha agar kondisi yang acap kali disebut dengan impotensi ini tidak sampai menyerang kejantanan mereka.

12

Sebenarnya, terdapat berbagai faktor dan penyebab akan adanya keadaan impotensi ini. Bagi kaum pria, sebaiknya mulai memperhatikan faktor-faktor tersebut, yakni:

  • Faktor usia adalah faktor yang paling alamiah yang dapat menyebabkan impotensi, semakin lanjut usia seorang pria, produksi testosteron pun menurun dan mengurangi daya ereksi alat kelaminnya.
  • Merokok adalah penyebab berikutnya, kanker dapat memicu penyempitan pembuluh darah dan mengurangi daya ereksi pada alat kelamin pria.
  • Hati-hatilah dalam mengkonsumsi obat obatan, terdapat beberapa jenis obat-obatan, bahkan termasuk obat perangsang dan narkotika yang dapat menyebabkan impotensi.
  • Faktor adanya beberapa penyakit juga dapat menyebabkan impotensi, sebagai contoh adalah diabetes, dimana kadar gula darah yang tinggi dalam penyakit ini dapat menyempitkan pembuluh darah, termasuk yang langsung berhubungan dengan daerah reproduksi dan menyebabkan impotensi. Penyakit lain adalah adanya tekanan darah tinggi, tekanan darah ini juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah ke bagian alat kelamin yang tentu saja mengurangi fungsi ereksi. Kadar kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan hal yang sama. Beberapa penyakit lainnya seperti TBC, Hepatitis, ataupun HIV juga dipercaya mengurangi kadar estrogen, bahkan libido yang tentu saja dapat menyebabkan impotensi.
  • Disamping adanya penyakit fisik, adanya gangguan saraf yang mengurangi aktifitas neurotransmitter dapat menurunkan rangsangan saraf yang berkaitan dengan fungsi ereksi. Selain itu adanya trauma pada alat kelamin juga dapat membuat saraf, pembuluh darah ataupun bagian lain yang dapat menyebabkan impotensi.
  • Faktor terakhir adalah gangguan psikis. Fakto mental yang lemah ataupun otot dapat mengurangi kerja dari neurotransmitter. Dengan terhambatnya kerja ini, maka fungsi ereksipun dapat terganggu.
Baca Juga:  Kondom Wanita Tipe Baru