Beberapa Mitos Tentang Kesehatan Mata

DokterSehat.Com – Mata tentu saja adalah salah satu organ dan indera yang sangat penting bagi tubuh. Tanpa adanya mata, kita akan kesulitan untuk melakukan hampir semua aktifitas dan juga tidak bisa lagi menikmati keindahan dunia. Meskipun sangat penting perannya bagi tubuh kita, banyak dari kita yang kini berhati-hati dalam menjaga kesehatan mata. Bahkan, di kalangan masyarakat umum sendiri kini beradar banyak sekali mitos yang dapat membuat kesehatan mata terganggu. Apakah mitos-mitos tersebut benar adanya?

doktersehat-menjaga-kesehatan-mataMiopia-Rabun-dekat-Mata-jauh

Mitos pertama adalah tentang menonton televisi akan membuat gangguan pada kesehatan mata, apalagi jika kita melihat televisi pada jarak yang terlalu dekat. Mitos ini ternyata tidak tepat adanya karena pakar kesehatan masih belum benar-benar mendapatkan bukti bahwa cahaya televisi bisa merusak mata. Hanya saja, jika kita melihat televisi terlalu lama atau terlalu dekat, kita justru beresiko mendapatkan sakit kepala. Selain itu, mitos dimana membaca pada tempat yang cenderung gelap akan menambah resiko terkena gangguan pada maa. Padahal, pakar kesehatan justru menyebutkan jika mereka yang membaca dalam gelap tidak akan merusak mata secara keseluruhan dan justru hanya akan membuat mata sangat mudah lelah mengingat membaca di cahaya yang redup akan memaksa mata bekerja dengan lebih keras.

Mitos berikutnya tentang kesehatan mata adalah jika kita menggunakan kacamata justru akan membuat penyakit mata menjadi lebih parah karena adanya ketergantungan. Mitos ini sama sekali tidak benar dan bahkan masih belum benar-benar ada penelitian medis yang menunjukkan jika kedua benda ini merusak mata. Kacamata justru akan memperbaiki tangkapan cahaya yang memasuki mata dan membuatnya bisa dilihat secara normal.

Mitos terakhir tentang kesehatan mata adalah penderita mata juling yang harus menerima nasibnya bahwa penyakitnya tidak akan bisa disembuhkan. Hal ini ternyata sama sekali tidak benar adanya karena mata juling justru bisa disembuhkan dengan terapi, operasi, atau bahkan adanya kacamata resep yang bisa dimaksimalkan oleh penderitanya.