Beberapa Mitos Mengenai Kesehatan Rambut Yang Kurang Benar

DokterSehat.Com – Sebagai bagian tubuh yang kerap diidentikkan dengan mahkota, rambut memiliki peran besar dalam mempengaruhi penampilan seseorang. Jika rambut mengalami kerusakan, baik itu berupa rambut yang semakin kusut, rontok, menipis, hingga mengalami kebotakan, maka tampilan seseorang pun akan menjadi kurang maksimal. Untuk menghindarinya, kita tentu harus memberikan perawatan paling maksimal bagi rambut. Masyarakat sendiri mengenal beberapa mitos yang diyakini bisa mempengaruhi kesehatan rambut. Apakah mitos-mitos ini benar adanya?

doktersehat-kesehatan-rambut

Mitos pertama yang sangat dipercaya oleh masyarakat adalah jika kita menggunting rambut, maka rambut akan segera tumbuh kembali dengan lebih cepat. Karena alasan inilah banyak orang yang mencukur rambutnya dalam dua hingga 3 minggu sekali dengan harapan rambutnya akan segera tumbuh dengan cepat. Faktanya, rambut hanya akan tumbuh rata-rata sekitar 1,27 cm setiap bulannya dan andaipun kita mencukurnya dengan frekuensi yang sering, rambut juga hanya akan tumbuh dengan panjang yang sama saja. Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rajin merapikan rambut untuk menjaga keindahannya dan mencegah masalah rambut bercabang.

Mitos berikutnya tentang kesehatan rambut adalah jika kita tidur setelah keramas, maka rambut kita akan segera mudah rusak. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika hal ini tidak benar adanya. Kita bisa saja tidur dengan kondisi rambut masih basah setelah berkeramas asalkan rambut telah ditutup dengan handuk agar tidak membasahi bantal atau kasur. Selain itu, jangan mengikat rambut yang basah karena bisa memicu kerusakan.

Banyak orang yang melarang kita untuk tidak mencabuti uban karena bisa membuat uban menjadi lebih banyak. Pakar kecantikan sendiri menyebutkan jika mencabuti uban tidak akan membut uban bertambah banyak. Hanya saja, kegiatan ini akan memicu kerusakan pada folikel rambut yang pada akhirnya bisa memicu hal yang jauh lebih parah, yakni kebotakan. Folikel rambut yang rusak akan membuat rambut tak bisa tumbuh kembali dan lambat laun akan membuat kebotakan. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita tidak lagi mencabuti uban, bukan?