Jangan Sepelekan Beberapa Masalah Perut Ini Pada Anak

DokterSehat.Com – Kita sering kali menganggap anak yang terkena masalah perut sebagai hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Banyak sekali obat-obatan yang bisa kita gunakan untuk menyembuhkan masalah perut, khususnya jika anak terkena masalah pencernaan layaknya diare atau konstipasi. Sayangnya, pola pikir menggampangkan penyakit perut ini ternyata harus kita hilangkan segera karena menurut penelitian data kesehatan nasional pada 2010 justru mengungkapkan bahwa penyakit pencernaan pada anak balita adalah penyebab utama kematian dengan presentasi hampir 40 persen. Jika anak terkena penyakit perut, maka kita tentu harus waspada dan segera mengobatinya.

doktersehat-virus-zika-anak-sakit-persendian-otot-cacingan

Pentingnya Pencernaan Pada Anak
Apa yang dikonsumsi oleh anak akan berpengaruh besar pada tumbuh kembang anak dan juga kesehatannya secara umum. Hal ini berarti jika anak mengalami masalah pada saluran pencernaannya, maka berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan dan perkembangan tubuh pun menjadi terhambat dan bahkan bisa menyebabkan gangguan pada organ-organ penting tubuh.

Bahaya Muntah Pada Bayi
Saat bayi, anak sering kali mengalami gumoh atau memuntahkan susu yang baru saja diminum. Sayangnya, bayi yang gumoh berkali-kali dalam sehari ternyata bisa memicu masalah saluran pernafasan layaknya asma, batuk, atau bahkan infeksi paru-paru. Jika anak sering gumoh meskipun sudah lama tidak meminum ASI, anda harus memeriksakan kondisinya ke dokter untuk ditangani dengan benar. Setelah fase meminum ASI, anak juga bisa mengalami masalah muntah akut yang terjadi karena adanya masalah pada gerakan usus atau karena kurang sempurnanya sistem usus dan sistem pencernaan secara keseluruhan. Disamping itu, anak juga bisa mengalami sembelit yang membuat anak jarang melakukan buang air besar dan hanya terjadi beberapa kali dalam satu minggu.

Baca Juga:  Susu Tanpa Lemak Bisa Memicu Diabetes?

Waspada Jika Ini Terus Menerus Terjadi
Selain masalah dalam organ pencernaan, bayi juga bisa mengalami kolik dimana sang anak akan menangis berturut-turut tanpa berhenti hingga berjam-jam. Jika tangisan dalam jangka waktu lama ini berlangsung lama, bayi haruslah diperiksakan ke dokter terdekat untuk penanganan yang tepat. Selain itu, penyakit diare yang terjadi berkali-kali dalam sehari dan dyschesia dimana anak selalu merasa ingin buang air besar meskipun sebenarnya tidak juga harus diwaspadai oleh orang tua dan segera diperiksakan sebelum menjadi masalah pencernaan yang lebih serius.