Fakta Mengenai Sperma Pria Yang Wajib Diketahui

DokterSehat.Com – Untuk mendapatkan kehamilan, harus ada sebuah proses biologis yang terjadi di dalam rahim diantara sperma dan sel telur yang berada dalam tubuh wanita. Proses ini disebut sebagai proses pembuahan dan tidak bisa dengan mudah terjadi keberhasilannya. Bagi kaum pria, syarat untuk bisa mendapatkan kehamilan adalah sperma yang sehat dan bisa mencapai sel telur. Berikut adalah beberapa fakta pada sperma yang bisa kita pelajari agar bisa mendapatkan kehamilan.

doktersehat-sperma-taoge

Saat melakukan ejakulasi, pria akan mengeluarkan setidaknya 3 mililiter sperma yang akan mendorong sperma agar bisa mencapai sel telur dan melakukan proses pembuahan. Dalam beberapa kasus, volume cairan yang lebih banyak dianggap lebih baik dalam mendukung sperma mencapai sel telur mengingat lingkungan vagina dan rahim ternyata adalah tempat dimana sperma bisa dihalangi secara natural pada organ intim wanita karena sel sperma kerap dianggap sebagai masalah yang datang ke area dimana organ wanita terasa sensitif. Disamping kerasnya lingkungan pada organ intim wanita, hanya sebagian dari sejumlah sperma yang berenang mencari sel telur sehingga kemungkinan untuk melakukan proses pembuahan pun menjadi hal yang tidak mudah untuk dilakukan.

Sperma sendiri bisa hidup setidaknya selama dua hingga tiga bulan setidaknya hingga mereka memiliki kepala dan ekor yang tumbuh. Setelah tiga minggu dalam pembentukan sperma, sperma akan meliwati epididimis dan akan segera matang dan bisa digunakan untuk pembuahan. Dalam organ intim wanita sendiri, sperma bisa bertahan setidaknya seminggu dan jika waktunya tepat, maka sperma bisa membuahi sel telur yang hanya dibebaskan sekitar satu hari dari ovarium. Sperma yang diproduksi kaum pria sendiri bisa membawa setidaknya sepuluh persen gen yang ada pada pria dan menurunkannya pada bayi.

Baca Juga:  Ciri ciri Penyakit Kelamin

Sperma yang sehat bisa dilihat dari kondisi tubuh ada yang juga sehat. Jika anda melakukan pola hidup yang sehat dan memiliki organ yang juga sehat, maka kualitas sperma pun dalam kondisi yang baik dan mampu melakukan pembuahan dengan cepat. Sayangnya, jika anda memiliki banyak masalah penyakit atau dalam kondisi stress, maka kualitas sperma pun akan jauh menurun dan kurang baik dalam melakukan pembuahan dengan sel telur.