Beberapa Hal Penting Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani LASIK

DokterSehat.Com – Laser Assisted In-Situ Keratomileusis atau LASIK adalah pembedahan yang dilakukan pada pasien rawat jalan yang mengkombinasikan tindakan kelainan refraksi bedah dan laser sebagai terapi pada myopia (rabun jauh), hiperopia (rabun dekat) dan astigmatism (silindris).

doktersehat-Retinopati-Diabetikum

LASIK merupakan tindakan bedah refraksi yang paling sering dilakukan, dengan menggunakan laser untuk merubah bentuk kornea sehingga memperbaiki fokus cahaya yang jatuh ke retina. LASIK dapat menurunkan ketergantungan pada kacamata dan lensa kontak, atau bahkan menghilangkan kebutuhan terhadap kacamata dan lensa kontak.

Saat ini LASIK adalah operasi yang bermanfaat untuk masalah pada penglihatan,  namun operasi ini bukan untuk semua orang. Ada enam pedoman dasar yang akan membantu Anda menentukan apakah LASIK sesuai untuk Anda (Perlu diingat, konsultan medis adalah orang yang mengetahui apakah program ini cocok untuk Anda).

1) Pertama, kondisi  keseluruhan mata Anda harus sehat. Jika ada kondisi  yang mungkin mempengaruhi  mata Anda, bereaksi terhadap pembedahan atau proses penyembuhan, Anda harus menunggu sampai kondisi benar-benar fit. Contoh kondisi yang mungkin mengharuskan Anda untuk menunggu: mata kering, cedera mata atau conjunctivitis. Ada beberapa kondisi lain yang menyebabkan Anda tidak dapat melakukannya , diantaranya katarak, keratoconus atau glaukoma tak terkontrol.

2) Anda harus sudah dewasa. Beberapa operasi mengharuskan pasien minimal berusia 18 tahun, sementara yang lainnya mengharuskan berumur 21 tahun. Ada beberapa pengecualian yang memungkinkan LASIK untuk anak di bawah umur, tetapi sedikit dan jarang.

3) Penglihatan Anda harus stabil selama setidaknya satu tahun. Ini penting karena banyak orang dewasa  mengalami perubahan dalam lensa kontak mereka atau resep kacamata saat mereka remaja. Namun, biasanya  setelah berusia 20-an, penglihatan mereka akan stabil. Dalam kebanyakan kasus,  bahwa rabun dekat secara bertahap menjadi lebih buruk, walaupun ada perubahan lain yang mungkin juga menstabilkan. Sampai mata orang telah menurun secara permanen, mereka tidak sesuai untuk operasi mata LASIK. Jika Anda tidak yakin apakah Anda menurun permanen, Anda  dapat menanyakan pada dokter  Anda.

Baca Juga:  Reaksi Anafilaksis Akibat Paparan Alergen

4) Jika anda hamil, Anda sebaiknya  menunda operasi LASIK. Karena kehamilan akan menyebabkan perubahan beberapa hormon sehingga  beberapa cairan dalam tubuh meningkat. Sering kali, ini akan mengubah bentuk kornea. Sampai hormon Anda (dan sampai mata anda ) telah normal, Anda jangan melakukan operasi LASIK.

5) Dalam banyak kasus, penyakit keturunan dan autoimun tidak mengijinkan Anda operasi  LASIK. Beberapa penyakit ini termasuk rheumatoid, arthritis, Sjorgen sindrom, diabetes tipe 1, AIDS dan HIV.  Alasannya: Jika kondisi tubuh Anda kurang kemampuan untuk memulihkan diri, maka dapat membuat hasil operasi  Anda kurang sempurna.

6) Kacamata atau resep lensa Anda harus berada dalam kisaran tertentu sesuai batas. Untuk mengetahui apa batas-batasnya, silahkan menghubungi dokter mata Anda. Pertimbangan lain, seperti penyakit apa yang mungkin Anda telah derita, atau apakah penglihatan Anda cukup stabil, hanya dapat ditentukan dengan bantuan paramedis profesional. Oleh karena itu, dianjurkan pemeriksaan fisik lengkap, dan konsultasi dengan dokter umum dan dokter mata, sebelum penjadwalan operasi LASIK . Setelah Anda mendapat rekomendasi dari orang-orang ini, barulah meminta operasi.