Beberapa Fakta Mengenai Penyakit Kanker Ovarium

DokterSehat.Com – Penyakit kanker ovarium adalah salah salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh kaum wanita. Tercatat, penyakit ini dalah jenis kanker paling umum kelima yang menyerang kaum wanita. Karena kanker ini bisa memicu kematian bagi kaum hawa, maka pakar kesehatan seringkali menyarankan wanita untuk mengetahui beberapa fakta tentang kanker ovarium sehingga bisa melakukan beberapa pencegahan secara dini. Berikut adalah beberapa fakta tentang kanker ovarium yang bisa kita ketahui.

shutterstock_120855745 (1) copy

Kanker ovarium atau yang juga disebut sebagai kanker leher rahim adalah penyakit yang kerap menyerang wanita berkulit putih. Hanya saja, kanker ovarium secara umum akan menyerang setidaknya satu dari 72 kaum wanita. Penyebab utama dari kanker ovarium seringkali adalah karena faktor genetik dimana keluarga yang memiliki sejarah cukup banyak terkena kanker ovarium akan memiliki resiko yang sangat besar mendapatkan penyakit yang sama. Beberapa faktor pendukung lain layaknya pil kesuburan, masalah obesitas, atau bahkan hormon yang muncul pada masa menopause juga bisa meningkatkan resiko terkena penyakit mematikan ini. Beberapa pakar kesehatan bahkan berkata jika wanita yang menunda masa ovulasi, maka resiko terkena penyakit kanker ovarium pun akan jauh berkurang.

Wanita yang terkena kanker ovarium akan mengalami beberapa gejala umum layaknya perut yang cenderung mudah merasa nyeri, tertekan, dan sering merasa sebah atau kembung. Rasa tidak nyaman pada perut ini akan disertai dengan nyeri pada tulang panggul. Dalam beberapa kasus, saluran pencernaan akan mengalami gangguan dan bahkan mengganggu proses buang air kecil dan buang air besar. Wanita juga akan cenderung semakin mudah merasa lelah meskipun baru melakukan sedikit kegiatan. Selain itu, lingkar perut wanita juga cenderung akan semakin bertambah besar.

Baca Juga:  Cara Alami Mengurangi Lemak di Payudara

Wanita yang mengalami gejala-gejala ini seharusnya segera diperiksakan ke dokter terdekat sehingga jika ternyata memang ada gejala terkena kanker ovarium, maka wanita bisa segera bisa diobati dengan lebih mudah.