Penyebab dan Cara Mencegah Kanker Kulit

DokterSehat.Com – Dikarenakan kita tinggal di negara tropis yang kaya akan sinar matahari, maka kita tentu harus waspada akan adanya kemungkinan mendapatkan kanker kulit. Banyak pakar kecantikan yang meminta kita untuk tidak terlalu sering terkena sinar matahari di kala panas terik karena bisa membuat banyak noda hitam yang memicu kanker kulit. Disamping itu, penggunaan tabir surya juga diyakini bisa mencegah kulit terkena masalah kanker. Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai kanker kulit yang bisa kita pelajari.



Mitos Warna dan Noda Kulit
Banyak orang yang berpikir bahwa mereka yang berkulit cerah atau lebih putih mengalami resiko mendapatkan kanker kulit lebih besar daripada yang berkulit gelap. Hal ini ternyata tidak benar adanya. Semua orang, apapun warna kulitnya mengalami resiko yang sana mendapatkan kanker kulit, khususnya bagi mereka yang sering terpapar sinar matahari siang nan terik. Bahkan, banyak kasus dimana orang berkulit cokelat justru tidak menyadari jika kulitnya mengalami kanker kulit. Noda pada kulit yang menjadi tanda kanker kulit tidak selalu berwarna cokelat atau lebih gelap dari warna kulit. Dalam beberapa kasus, noda kulit bisa berwarna ungu, pink, atau bahkan merah. Noda ini bisa saja menonjol atau rata dan memiliki banyak variasi.

Macam-macam Sinar UV dan Produk Tabir Surya
Jika kita membahas radiasi sinar matahari, maka kita tentu sering mendengar istilah UVA maupun UVB. Padahal, kita juga bisa menemukan radiasi UVC yang bisa mengenai kulit secara langsung dan menyebabkan iritasi atau kulit yang memerah. Disinilah letak pentingnya tabir surya. Kita bisa menjaga kulit dari berbagai radiasi sinar matahari yang bisa dengan mudah menyebabkan kanker kulit. Hanya saja kita harus ingat bahwa tabir surya yang kita pakai haruslah memiliki kadar SPF lebih dari 30 sehingga kulit pun bisa terlindungi dengan lebih baik. Banyak produk tabir surya yang mengklaim memiliki kandungan SPF 100, namun hal ini tidak berarti kulit kita terlindungi 100 persen. Kita harus memakai ulang tabir surya ini beberapa jam sekali agar kulit tetap terlindungi dengan baik.

Baca Juga:  Penelitian: Virus Zika Mampu Merusak Reproduksi Dari Tikus Jantan

Perlindungan Kulit Kepala
Tabir surya hanya bisa melindungi kulit, namun bagaimana dengan kulit kepala yang tentu tidak bisa diolesi tabir surya? Tak perlu khawatir, kita bisa melakukan perawatan rambut secara berkala untuk mengecek apakah kondisi kulit kepala masih dalam keadaan baik atau tidak. Rambut sendiri sudah dianggap sebagai pelindung kulit kepala yang sangat baik. Dengan catatan, rambut juga berada dalam kondisi yang sehat dan bersih.