Bayi Sebaiknya Tidur Dengan Orang Tuanya Demi Menurunkan Resiko Kematian

DokterSehat.Com – Tidak seperti di Indonesia dimana kebanyakan bayi yang baru lahir memang cenderung selalu tidur bersama dengan orang tuanya di kasur yang sama, bahkan seringkali hingga usia sekolah, banyak orang tua di negara-negara barat yang memilih untuk menempatkan bayi di tempat tidur sendiri, bahkan di ruangan tersendiri. Beruntung, apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang tua di Indonesia ternyata lebih direkomendasikan oleh pakar kesehatan. American Academy of Pediatrics (AAP), menyebutkan jika ada baiknya bayi tidur dalam satu ruangan dengan orang tuanya hingga usianya mencapai enam bulan demi menurunkan resiko kematian mendadak pada bayi atau disebut sebagai sudden infant death syndrome (SIDS).

doktersehat-bayi-rewel-nangis-sakit-perut-demam-flu

Pakar kesehatan menyebutkan jika SIDS terjadi karena bayi mengalami kesulitan pernafasan akibat benda-benda sekitarnya layaknya mainan, bantal, guling, hingga memang karena penyakit pernafasan. AAP sendiri melansir bahwa 3.500 bayi di Amerika Serikat harus meninggal akibat hal ini dalam setahun.

Pakar kesehatan dari Rowan University, dr. Lori Feldman-Winter, sangat merekomendasikan orang tua untuk tidur satu ruangan dengan bayi agar resiko kematian pada bayi ini menurun hingga 50 persen. Hanya saja, berbeda dengan yang dilakukan oleh kebanyakan orang tua di Indonesia, Feldman-Winter lebih menyarankan bayi untuk tidur dengan Kasur terpisah dari orang tuanya mengingat

Menurut Feldman-Winter, bayi, khususnya yang berusia kurang dari empat bulan atau terlahir dengan usia premature dan memiliki berat badan yang rendah, yang tidur bersama dengan orang tuanya tetap saja berpotensi mengalami SIDS. Selain itu, kita juga harus memperhatikan permukaan dari bantal, Kasur, guling, hingga seprai, mengingat permukaan yang terlalu empuk bisa menghalangi pernafasan bayi.

Feldman-Winter justru lebih menyarankan bayi untuk ditempatkan pada keranjang tidur khusus tanpa adanya bantal, selimut, dan berbagai barang lunak lainnya demi menghindari kemungkinan terkena SIDS. Selain itu, tempatkan bayi apda posisi telentang yang membuatnya bisa bernafas dengan lebih leluasa.