Bayi Lahir Dengan Kondisi Kuning, Jangan Panik

DokterSehat.Com – Proses persalinan bayi yang baru lahir adalah keadaan yang sangat ditunggu-tunggu setiap pasangan namun juga bisa membuat rasa khawatir yang berlebihan. Bagaimana tidak, ibu hamil yang akan melakukan persalinan tentu harus berjuang dengan keras dan menahan rasa sakit yang luar biasa demi melahirkan sang buah hati. Sayangnya, setelah sang bayi lahir, kadangkala rasa khawatir ini tidak hilang karena bayi ternyata terlahir dengan kondisi yang tidak sehat. Salah satu kondisi bayi yang terlahir dengan kondisi yang kurang sehat adalah bayi yang berwarna kuning. Pakar kesehatan sendiri menyarankan orang tua yang melahirkan bayi kuning untuk tidak segera panik dan mengetahui beberapa fakta tentang kelahiran bayi kuning sebagai berikut agar mengetahui tindakan apa yang bisa dilakukan dengan benar.

doktersehat-sifilis-kongenital-bayi-Harlequin-Ichthyosis-mikrosefali

Pakar kesehatan menyebutkan hal ini sebagai kondisi jaundice dimana warna mata dan kulit bayi akan cenderung kekuningan yang tentu terlihat sangat mengkhawatirkan. Jaundice sendiri disebabkan oleh kondisi dimana darah bayi mengalami kandungan bilirubin yang sangat berlebihan sehingga sel darah merah justru memiliki banyak pigmen dengan warna kekuningan. Biasanya, kondisi jaundice sendiri terjadi karena bayi terlahir dalam kondisi prematur atau sebelum 38 minggu. Jaundice sendiri terjadi karena organ hati pada bayi masih belum benar-benar sempurna untuk mengurangi kandungan bilirubin berlebihan dalam aliran dalam darah.

Meskipun terlihat mengkhawatirkan, pakar kesehatan menyebutkan jika hal ini adalah hal yang normal dan biasanya baru muncul setelah hari kedua atau ketiga setelah dilahirkan. Namun, jika bayi mengalami kondisi kuning diluar waktu-waktu atau penyebab di atas, barulah kita mengkhawatirkan kondisi sang bayi karena ditakutkan terjadi pendarahan pada internal tubuh sang bayi, infeksi virus atau bakteri, adanya kerusakan pada organ hati atau kurangnya enzim pada tubuh sang bayi, hingga masalah pada sel darah merah sang buah hati.

Baca Juga:  Ciri-Ciri Penyakit Jantung Koroner dan Cara Pencegahanya

Dikarenakan banyaknya kandungan bilirubin ini memiliki sifat beracun jika berlebihan, maka tentu orang tua bayi harus segera memeriksakan kondisi iin ke dokter karena jika dibiarkan begitu saja, dikhawatirkan bayi akan mengalami kejang-kejang, masalah pada fungsi otak, atau bahkan gangguan pendengaran.