Bayi Ini Berhasil Bertahan Hidup Walau Terlahir Tanpa Otak

DokterSehat.Com – Otak adalah salah satu organ yang sangat penting bagi manusia. Tanpa adanya organ yang ada di kepala ini, kita tentu akan mengalami kesulitan untuk bertahan hidup. Namun, apa yang terjadi pada seorang bayi yang baru saja dilahirkan di Inggris ini sangatlah luar biasa. Terlahir dengan kondisi hanya memiliki 10 persen otaknya saja, bayi ini justru mampu bertahan hidup hingga kini berusia enam bulan. Apa yang sebenarnya terjadi?

doktersehat-aniyahtodd

Sang bayi luar biasa ini bernama Aniyah Todd dan diketahui lahir pada 7 Juli 2016 silam. Ia terlahir dengan kondisi encephalocele, kondisi dimana otaknya tumbuh di luar tengkorak. Sang dokter bahkan menyebutkan jika 90 persen otak dari Aniyah sama sekali tidak berkembang di dalam kandungan dan akan sangat sulit baginya untuk bertahan hidup. Melihat kondisi yang mengenaskan ini, sang orang tua, Will Todd dan juga Charlotte Youds sudah mempersiapkan segala hal andai Aniyah menyerah dan meninggal dunia.

Yang terjadi kemudian justru sangatlah luar biasa. Saat terlahir, Aniyah memang sempat dalam kondisi kritis dan tubuhnya terasa sangat dingin saat disentuh. Charlotte bahkan menyebutkan jika Ia sudah bersiap untuk merelakannya. Namun, satu jam kemudian, Aniyah mulai bernafas dengan normal dan bahkan, Ia mampu keluar dari rumah sakit di Liverpool, Inggris dengan kondisi sehat layaknya bayi-bayi pada umumnya enam hari kemudian.

Tim dokter yang menangani kelahiran Aniyah bahkan mengaku takjub dengan kondisi sang bayi. Meskipun hanya memiliki 10 persen otak dari manusia pada umumnya, Ia sudah bisa tersenyum dan tertawa layaknya bayi pada umumnya. Hanya saja, Charlotte dan Will tetap harus melakukan check-up secara rutin pada dokter ahli bedah saraf untuk melihat kondisi kesehatan sang anak.

Baca Juga:  Trik Meningkatkan Nafsu Makan Bayi

Aniyah sebenarnya dilahirkan bersama dengan saudara kembarnya yang bernama Sophia. Menurut Charlotte, saudara kembar ini seakan-akan tidak bisa dipisahkan dimana saat tertidur, mereka bisa saling memeluk. Charlotte pun berharap agar kedua saudara kembar ini selalu hidup berbahagia.

Photo Source: Caters News