Debu, Bahaya Kesehatan yang Kerap Disepelekan Saat Mudik

sepeda_motor_mudik_doktersehat_1
Photo Source: Flickr/misco910

DokterSehat.Com– Tak hanya kemacetan panjang atau perjalanan yang sangat melelahkan, debu ternyata juga bisa menjadi musuh utama bagi para pemudik. Bagaimana tidak, kita akan sering menghisapnya selama di perjalanan, apalagi jika kita membuka jendela mobil atau memakai kendaraan roda dua. Padahal, terlalu banyak menghirup debu bisa memicu datangnya penyakit seperti batuk dan pilek.

Jika kita sampai jatuh sakit hanya gara-gara menghirup debu saat melakukan perjalanan mudik, maka kita tentu tidak akan mampu menikmati perayaan Hari Raya Lebaran dan bersilaturahmi dengan keluarga, tetangga, dan rekan-rekan. Hal ini tentu akan membuat perjalanan mudik menjadi kurang bermanfaat.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyebutkan bahwa selama perjalanan mudik, kita memang rentan menghirup debu dalam jumlah yang banyak, apalagi jika kita sampai melewati jalan baru yang cenderung masih memiliki banyak debu atau pasir. Nila pun menyarankan siapa saja, khususnya bagi mereka yang mengendarai sepeda motor untuk memakai masker demi mengurangi paparan debu yang dihirup saat perjalanan.

Dengan memakai masker, maka kita bisa mencegah datangnya alergi sekaligus menurunkan risiko terkena batuk, pilek, dan penyakit lainnya.

Selain debu, Menkes juga menyarankan kita untuk tidak mudah terkena stres saat melakukan perjalanan mudik. Padahal, perjalanan yang panjang, jauh, dan melelahkan bisa meningkatkan risiko terkena stres, apalagi jika lalu lintas padat atau terkena kemacetan. Dengan mencegah stres dengan lebih baik, maka tubuh akan tetap bugar dan tidak mudah merasa lelah.