Banyak Konsumsi Karbohidrat Berisiko Kanker Usus?

DokterSehat.com – Menurut riset terbaru, para penderita penyakit kanker usus yang sering mengkonsumsi gula dan makanan kaya kandungan karbohidrat tercatat jauh lebih mungkin mengalami penyakit kambuhan jika dibanding dengan pasien yang memiliki kebiasaan makan dengan pola seimbang.



Para peneliti dan ilmuwan dari Dana-Farber Cancer Institute menarik kesimpulan mengenai konsumsi karbohidrat dalam jumlah tinggi memiliki kemungkinan memicu peningkatan risiko kanker usus. Secara signifikan hubungan ini terjadi pada pasien yang khususnnya mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Lebih dari seribu pasien kanker usus stadium III turut menjadi responden dalam penelitian tersebut, dengan melakukan pemeriksaaan terhadap pola makan para responden dijumpai adanya kemungkinan kambuhnya suatu penyakit.

Penelitian tersebut mendukung opini bahwa makanan juga berpengaruh terhadap perkembangan kanker usus besar.

Pada penelitian sebelumnya, dijumpai fakta bahwa pasien yang mengonsumsi lebih banyak makanan khas “Barat” cenderung tiga kali lebih berisiko mengalami kambuhan kanker.

Para peneliti mendapati bahwa peserta yang memiliki tingkat glycemic load dan asupan karbohidrat tertinggi mempunyai 80 % risiko kambuhan kanker usus besar, bahkan cukup berpotensi menyebabkan kematian.

Untuk sementara hasil penelitian ini belum cukup membuktikan bahwa konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan asupan glycemic load tinggi dapat memicu kambuhan penyakit kanker usus besar. Akan tetapi, hasil riset ini mendapati fakta bahwa faktor makanan memainkan perananan dalam memicu kemungkinan terjadinya kekambuhan.