Balita dari Bangladesh Terkena Penyakit yang Membuatnya Seperti Kakek-Kakek

DokterSehat.Com – Sebuah film berjudul “The Curious Case of Benjamin Button” pernah begitu terkenal karena memiliki tema yang unik, dimana seseorang yang masih berusia muda bisa terlihat layaknya kakek-kakek. Tak disangka, tema film yang sangat mustahil ini benar-benar terjadi di dunia nyata, tepatnya di Bangladesh dimana seorang balita berusia empat tahun bernama Bayezid Hossain ternyata mengalami hal yang sama. Ia terlihat layaknya kakek-kakek di usia semuda itu!

doktersehat-Bayezid-Hossain-progeria-cutis-laxa-bangladesh

Hossain tinggal di dekat Magura, bagian selatan Bangladesh. Pada usianya yang masih muda ini, Ia memiliki wajah yang cenderung menggelembung, mata yang mencekung, kulit bergelambir, gigi yang sudah rapuh dan mudah patah, serta mengalami nyeri persendian dan susah buang air kecil layaknya kakek-kakek berusia lanjut! Penampilannya yang sangat tidak normal ini membuat banyak anak-anak sebayanya takut untuk bermain bersamanya. Beruntung, Ia memiliki tingkat kecerdasan yang luar biasa jika dibandingkan dengan anak-anak seusianya.

Tripti Khatun, ibu dari Hossain menyebutkan jika Ia sangat sedih begitu melihat fisik Hossain saat lahir. Beliau bahkan menyebutkan jika Hossain lebih mirip seperti alien karena penampilannya yang sangat berbeda. Namun, Ibundanya bersyukur karena Hossain dibekali kelebihan berupa mental yang sangat kuat dan memiliki kemampuan berbicara, kecerdasan, hingga intuisi yang luar biasa jika dibandingkan dengan anak seusianya.

Dokter yang menangani kelahiran Hossain pun tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya. Namun, seorang pakar kesehatan dari Magura Central Hospital bernama Debashis Bishwas menyebutkan jika Hossain bisa jadi mengalami salah satu penyakit langka yang bernama Progeria dan Cutis Laxa. Penyakit ini bisa berpengaruh buruk pada jaringan penghubung di tubuhnya dan membuat kulit penderitanya mengendor layaknya orang tua. Yang mengkhawatirkan adalah, Hossain diprediksi hanya akan bertahan hidup hingga 15 tahun saja, sementara itu, obat untuk penyakit ini pun cukup sulit untuk didapatkan karena Hossain harus dirawat di rumah sakit di Dhaka, ibukota Bangladesh, dengan biaya yang tentu cukup tinggi.

Baca Juga:  Nyeri Perut Pada Anak

Photo Source: Mirror UK