Bakar Semangat Olahraga dengan Musik

Doktersehat.com – Tak heran jika kebanyakan orang yang tinggal di perkotaan mengalami masalah sulit tidur, sulit berkonsentrasi dan mengalami stress dengan lingkungan yang sangat ramai. Salah satunya diakibatkan suara bising. Berlawanan dengan suara bising tersebut adalah musik yang dapat memperbaiki dan mempengaruhi kesehatan mental serta harmoni tubuh. Suara yang dihasilkan dari perpaduan alat musik ini, sejatinya dapat digunakan sebagai sarana pengobatan, yang seringkali disebut terapi musik.

Sebuah riset tentang terapi musik telah menunjukkan kalau terapi musik sangat efektif dalam meredakan kegelisahan dan stress, mendorong perasaan rileks serta meredakan depresi. Terapi musik membantu orang-orang yang memiliki masalah emosional dalam mengeluarkan perasaan mereka, membuat perubahan positif dengan suasana hati, membantu memecahkan masalah, dan memperbaiki konflik pribadi.

Kegiatan tersebut adalah salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri secara mental dalam sebuah kegiatan. Kekuatan musik untuk memengaruhi dan menginspirasi sudah diketahui faktanya. Demikian pula musik sebagai pendamping kala berolahraga. Musik dalam olahraga bisa berfungsi untuk merangsang tubh dan memberi tambahan energi untuk bergerak.

Jadi, kalau Anda kesulitan untuk melakukan olahraga dengan rutin atau mungkin kurang termotivasi untuk melakukannya sampai untuk memulai saja malas, pertimbangkan untuk memakai musik sebagai pendorong.

Apa saja keuntungan musik dalam olahraga? Motivasi adalah keuntungan utama. Musik yang gembira, berirama cepat, jelas akan membuat Anda bergerak.

Tiap orang memiliki selera musik masing-masing. Karena itu, pemilihan genre musik pun terserah Anda. Biasanya musik yang dipakai untuk menemani kala olahraga adalah yang berirama cepat pada awal latihan dan akan melambat pada akhir sesi, yang biasanya diisi dengan pendinginan.

Keuntungan lain dari mendengarkan musik selama berolahraga adalah musik dapat dipakai sebagai pengalih perhatian Anda dari rasa bosan, lelah, dan rasa sakit.

Menurut Health Tips 101, disarankan agar Anda memilih musik yang Anda sukai dan memiliki ritme yang cepat. Selain itu, kalau memungkinkan, Anda bisa menggabungkan kecepatan dan intensitas musik pilihan dengan tingkat aktivitas olahraga yang dilakukan.

Apakah Anda akan berolahraga dengan tingkat sangat cepat, sedang-sedang saja, atau lambat, pilihlah musik yang sesuai dengan tingkatan tersebut. Sangat tidak cocok jika olahraga yang dilakukan memiliki tingkatan cepat, sementara musik yang dipilih adalah berirama lambat.

Karena itu, segera pilih musik kesukaan Anda dan mulai berolahraga.

Sumber : health.kompas.com