Bahaya Mouthwase Untuk Kesehatan Mulut Dan Gigi

DokterSehat.Com – Berkumur dengan mouthwash setelah menyikat gigi memang menimbulkan sensasi lebih bersih dan segar di mulut. Tapi dibalik itu, mouthwash bisa menimbulkan dampak berbahaya bagi gigi dan mulut.

19

Bahaya mouthwase untuk kesehatan mulut dan gigi mungkin tidak disadari oleh banyak orang, dalam langkah-langkah membersihkan mulut dan gigi, salah satu anjurannya adalah berkumur dengan antiseptik atau pun mouthwash. Akan tetapi, kita harus memeriksa kandungan dalam mouthwash yang akan digunakan untuk berkumur setelah sikat gigi. Ini dikarenakan ada beberapa bahan dalam mouthwash berefek merusak gigi dan gusi. Bahan yang dimaksud tersebut adalah kandungan alkohol di dalam mouthwash. Banyak produk mouthwash yang memiliki kandungan alkohol hingga 26 persen. Kandungan yang cukup banyak untuk ukuran produk pembersih mulut. Memang, alkohol  memiliki peran untuk memaksimalkan fungsi menthol, thymol, dan eucalyptol dalam menembus lapisan gigi bagian luar serta menghilangkan plak. Secara kasar, kandungan alkohol tersebut memang tidak membahayakan. Akan tetapi, kandungan ini bisa membuat mulut kering karena menghilangkan suatu zat yang berfungsi menjaga agar mulut selalu basah dan lembab. Sehingga, mulut yang kering dapat menyebabkan bau nafas yang tidak sedap serta rasa tidak enak jika berkumur.

Apa lagi bahaya mouthwase untuk kesehatan mulut dan gigi?

Bahkan, penelitian yang paling baru menyimpulkan bahwa meningkatnya risiko kanker mulut disebut-sebut disebabkan oleh kandungan alkohol dalam mouthwash. Dalam penelitian dengan isu yang sama menyatakan bahwa kandungan etanol dalam mouthwash dapat menimbulkan meningkatnya zat berbahaya yang memiliki kemampuan untuk menembus dengan mudah ke sekitar mulut. Selain itu, asetaldehida yang merupakan racun dalam alkohol dapat berkumpul di dalam mulut.

Ada juga zat kimia yang disebut chlorohexidine gluconate. Zat kimia dalam produk mouthwash ini dapat menimbulkan noda pada gigi. Sebenarnya chlorohexidine gluconate ini berperan memiliki peran untuk menyingkirkan plak serta mengurangi bakteri. Akan tetapi, zat ini berefek buruk yakni menyebabkan bau mulut yang tak sedap dan noda. Terlebih lagi, jika terus menerus digunakan, enamel gigi dapat bernoda kecokelatan disebabkan oleh reaksi kimia.

Baca Juga:  Hati-Hati, Tidur Dengan Mulut Terbuka Ternyata Mempengaruhi Kesehatan Gigi

Bagaimana cara mengatasi?

Sekarang pertanyaannya adalah apa kita harus menghindari pemakaian mouthwash? Sedangkan di sisi lain kita juga dianjurkan menggunakannya karena fungsinya untuk menghilangkan plak pada gigi. Tenang saja, kita masih dapat menggunakan mouthwash dengan sebuah catatan. Saat mencari mouthwash, kita harus memilih yang tidak mengandung alkohol. Biasanya kita dapat mengetahuinya dengan melihat apakah ada label alcohol free atau sejenisnya. Jika ada, maka mouthwash tersebut tidak mengandung alkohol. Mouthwash tersebut akan memiliki khasiat yang seharusnya karena tidak akan menyebabkan mulut menjadi kering serta mengurangi noda cokelat pada gigi. Dengan begitu, kita dapat menghindari bahaya mouthwase untuk kesehatan mulut dan gigi.