Bahaya Memijat Patah Tulang

DokterSehat.Com– Salah satu kebiasaan yang tidak tepat namun kerap dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah membawa mereka yang mengalami patah tulang ke tempat pijat. Mereka berpikir jika kondisi patah tulang ini bisa lebih baik untuk diatasi jika ke tempat pijat ini daripada di rumah sakit. Padahal, hal in justru bisa membuat patah tulang menjadi semakin parah.



Pakar kesehatan Dr. dr. Franky Hartono, SpOT(K), yang berasal dari Siloam Hospital Kebon Jeruk Jakarta menyebutkan bahwa tulang yang patah juga mengalami proses peradangan. Jika kita memijatnya, maka sel-sel tulang bisa berkembang tidak terkontrol dan membuat resiko pertumbuhan sel kanker meningkat. Dr. Franky sendiri menyebutkan bahwa Ia pernah menemukan anak kecil yang mengalami patah tulang namun diurut, bukannya ditangani secara medis dengan benar. Beberapa bulan kemudian, bagian tubuh anak yang mengalami cedera ini justru tumbuh tumor.

Kebanyakan masyarakat memilih untuk pergi ke tempat pijat saat ada yang terkena patah tulang karena harganya yang lebih terjangkau sekaligus takut dengan proses operasi yang dianggap lebih menyakitkan dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama. Padahal, perkembangan teknologi medis kini bisa membuat proses pemulihan cedera patah tulang dilakukan dengan lebih cepat dan tidak menyakitkan.

Salah satu jenis operasi yang bisa mengatasi patah tulang dengan cepat adalah operasi minimal invasif. Operasi ini hanya membutuhkan sayatan yang minim sehingga menurunkan resiko cedera serta komplikasi. Dengan kerusakan jaringan yang lebih kecil dan teknik bius yang lebih baik, rasa nyeri juga tidak akan begitu terasa parah.

Dengan penanganan medis yang tepat, maka tulang yang patah bisa benar-benar disambung dengan baik, lebih kuat, dan tidak memicu masalah lain seperti postur tubuh yang tidak sempurna.