Bahaya Membaca Buku Sambil Terlentang

DokterSehat.Com – Membaca sambil telentang memang asyik dan rileks. Apalagi kalau buku yang di baca merupakan buku yang sangat menarik. Bisa-bisa karena terlalu lelah membaca sampai jatuh ketiduran.

302654058_974aba85ee_b

Beberapa mitos tentang membaca memang menyinggung soal bahaya membaca sambil telentang. Namun, tahukah Anda bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya hubungan antara mata yang bekerja dan tubuh yang telentang?

Mungkin ini akan sedikit mengejutkan bagi Anda, namun membaca sambil telentang kenyataannya sah-sah saja dilakukan. Yang biasa menjadi permasalahannya adalah faktor pencahayaan. Ketika kita membaca sambil telentang, keadaan buku biasanya membelakangi cahaya dari atas. Efek shadow di balik buku, disertai cahaya yang berlebihan dibelakangnya akan membuat mata Anda sulit fokus dan bekerja berlipat ganda. Dari mata yang lelah inilah, kemudian penyakit mata miopi dan silinder biasanya muncul.

Jika Anda menginginkan posisi baca yang menyenangkan dan membuat Anda rileks namun tetap memperhatikan faktor pencahayaan, Anda dapat membaca dengan bersandar pada tumpuan bantal. Posisi tubuh yang separuh duduk inilah yang cukup baik dilakukan daripada Anda membaca sambil telentang atau membaca sambil telungkup. Gunakan lampu baca, yaitu yang berukuran 40 watt. Jangan menggunakan watt yang kurang atau lebih, karena dapat memperbesar risiko mata terlalu lelah.