Bahaya Kulit Belang Karena Tersengat Sinar Matahari

DokterSehat.Com – Kita tinggal di negara tropis dimana sinar matahari sangat berlimpah dan membuat suhu udara yang cenderung hangat setiap saat. Hanya saja, dengan tinggal di negara yang kaya dengan sinar matahari, kulit pun bisa mengalami belang. Cobalah anda cek kulit anda pada bagian lengan atas, lengan bawah, dan telapak tangan. Kebanyakan dari kita akan memiliki tiga jenis warna yang berbeda pada lengan dimana telapak tangan biasanya akan jauh lebih gelap daripada lengan atas. Meskipun terlihat normal, paparan sinar matahari ternyata juga bisa berimbas pada munculnya kanker kulit dan tampilan tubuh yang kurang elok. Apa sajakah yang bisa kita lakukan untuk mengatasi kulit belang karena tersengat sinar matahari?



Cara pertama yang harus kita lakukan adalah dengan membuat kulit kita ternutrisi dengan baik. Rajin-rajinlah mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan antioksidan sehingga banyak radikal bebas yang tidak mudah merusak jaringan kulit. Pastikan pula kita menimun air dengan cukup karena cairan tubuh juga mempengaruhi kelembaban kulit.

Untuk menghindari paparan sinar matahari, maka kita pun harus melindungi kulit kita dari paparan sinar matahari yang menyengat. Jika kita sering memakai kendaraan sepeda motor untuk bepergian di siang hari, jangan pernah lupakan jaket, masker, sarung tangan, hingga sepatu yang menutupi seluruh kulit tubuh. Selain aman, peralatan tersebut jelas akan membuat tubuh tidak mudah tersengat sinar matahari. Saat kita berjalan kaki pun, jangan pernah lupakan topi atau payung sehingga sinar matahari yang menyengat tidak akan mencapai kulit kita.

Andai kulit kita sudah terlanjur belang, kita bisa melakukan perawatan pada kulit dengan memakai masker alami yang bisa mencerahkan kulit. Masker dari bahan bengkoang, madu, atau bahkan buah alpukat dipercaya bisa membuat kulit belang kembali lebih cerah. Selain itu, cobalah untuk sering-sering memakai sunblock atau tabir surya yang memiliki kandungab SPF 30. Tabir surya yang dioleskan pada kulit dipercaya bisa membuat kulit tidak mudah terpapar sinar ultraviolet yang bisa memberikan resiko terkena kulit belang dan kanker kulit setidaknya hingga beberapa jam.