Bahaya Kontaminasi Bakteri Salmonella pada Telur Setengah Matang

DokterSehat.Com – Telur mempunyai banyak unsur yang bermanfaat bagi tubuh seperti protein, lemak, vitamin dan mineral. Pada anak-anak, ahli gizi sangat menyarankan untuk sering mengonsumsi telur dalam jumlah yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Telur juga dianjurkan bagi ibu hamil dan menyusui untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Bahkan telur sangat dibutuhkan untuk orang sakit atau post operasi untuk proses penyembuhan.

13916201522_a76782af74_k

Ada banyak cara orang dalam mengonsumsinya seperti dijadikan lauk pauk, adonan makanan atau dikonsumsi secara setengah matang ataupun mentah. Dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan, konsumsi telur yang tidak matang akan lebih sulit dicerna oleh tubuh. Selain itu produk pangan asal unggas termasuk telur sangat berisiko tinggi terkontaminasi oleh mikroba berbahaya didalam tubuh. Beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh pangan asal ternak adalah penyakit antraks, typus, tuberculosis, klostridiosis, dan shigelosis.

Menurut studi epidemiologi yang ada penyakit yang paling sering diderita manusia akibat konsumsi produk unggas terutama telur adalah typus atau yang lebih sering dikenal di masyarakat dengan penyakit tipus/tipes yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi. Gejala yang ditimbulkan berupa nyeri perut, BAB keras dan atau cair, panas tinggi hingga penurunan kesadaran.

Kontaminasi yang terjadi pada telur bisa terjadi secara langsung ataupun tidak langsung. Kontaminasi secara langsung terjadi apabila telur mendpat kontak langsung dengan kotoran ungags ataupun tercemar limbah sampah apabila telur diletakkan ditempat yang tidak bersih. Kontaminasi tidak langsung adalah ketika memproses telur yang tidak benar seperti membiarkan telur mentah ditempat terbuka secara lama ataupun tidak disimpan pada suhu 0-4 derajat Celsius. Namun penyimpanan yang terlalu lama hingga lebih dari 13 hari dapat menurunkan kadar protein dalam telur. Secara alami, cangkang telur merupakan pencegah kontaminasi yang baik dan mampu menjaga kualitas telur. Namun perlu diketahui tidak semua cangkang telur mampu melindungi telur dari kontaminasi. Cangkang telur mempunyai beberapa lapisan untuk melindungi telur dari kontaminasi. Namun beberapa telur yang tidak sempurna pembentukkannya, lapisan ini akan mejadi semakin tipis dan tidak mampu melawan kontaminasi yang datang dari luar.

Baca Juga:  Apa Penyebab Sulit Hamil?

Agar terhindar dari kontaminasi, berikut tips terbaik dalam mengonsumsi telur :

  1. Pastikan telur benar-benar bersih
  2. Simpan pada lemari es dengan suhu minimal 4 derajat Celsius dan dikonsumsi paling lama 20 hari setelah penyimpanan
  3. Masak telur secara matang (minimal 7 menit)
  4. Segera makan apabila sudah dimasak, jangan biarkan telur yang belum matang di tempat terbuka lebih dari 2 jam.

Jika harus mengonsumsi telur setengah, hindari dikonsumsi pada anak-anak dan orang tua, pastikan alat makan, tangan bersih dari kontaminasi serta berhati-hati apabila terdapat gejala penyakit tipes.