Bahaya Diet Instan Bagi Kesehatan

Dokter Sehat – Siapa sih yang tidak ingin menurunkan berat badan dengan cepat? Apalagi di jaman serba instan seperti sekarang, semua keinginan pasti dapat diwujudkan dengan cepat dan instan, salah satunya adalah menurunkan berat badan.
Banyak orang memilih metode diet instan yang menjanjikan hasil tercepat. Namun, tidak selamanya yang instan dan cepat itu berdampak positif bagi kesehatan. Berbagai risiko kesehatan pun mengancam jika berat badan Anda turun terlalu cepat.

5

Berikut risiko kesehatan yang akan Anda hadapi jika Anda memilih diet instan agar berat badan turun lebih cepat :

1.Eating disorder
Anda pasti pernah mendengar bulimia dan anoreksia? Pada prinsipnya, anoreksia dan bulimia digolongkan sebagai weight-phobia alias penderita takut berat badannya bertambah. Secara umum, anoreksia dapat diartikan sebagai kehilangan selera makan. Perasaan takut gemuk adalah penyebab penderita anoreksia menahan nafsu makan secara tidak wajar, hingga banyak yang akhirnya kehilangan selera makannya dan tidak sadar kalau tubuh mereka benar-benar sangat kurus.

Sedangkan bulimia adalah penyakit yang ditandai dengan makan secara berlebihan, kemudian memuntahkannya kembali untuk menjaga agar berat badan tidak naik. Dibandingkan penderita anoreksia yang dapat dikenali dengan mudah karena bentuk tubuhnya yang sangat kurus, penderita bulimia biasanya memiliki berat badan yang stabil bahkan cenderung ideal.

2.Risiko anemia
Khususnya terjadi pada wanita yang membutuhkan zat besi lebih banyak karena mengalami fase menstruasi, program diet instan biasanya akan memangkas kebutuhan nutrisi tubuh secara berlebihan, sehingga mengakibatkan tubuh kekurangan zat gizi penting yang dibutuhkan dalam kinerja tubuh sehari-hari.

Kebutuhan zat besi wanita 2 kali lebih besar daripada pria, seseorang yang mengalami kekurangan zat besi biasanya mengalami lelah yang berkepanjangan, sesak napas, sering pusing, dan mudah tersinggung.

3.Hilangnya massa otot
Diet yang tidak dilengkapi dengan asupan protein yang cukup juga dapat mengakibatkan hilangnya massa otot Anda. Bagaimanapun juga, tubuh membutuhkan asupan protein yang cukup setiap hari agar dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Selain membantu pembentukan otot, protein juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika Anda tidak mengkonsumsi protein dalam jumlah cukup, maka tubuh dapat memakan jaringan ototnya sendiri.

4.Mudah lelah
Sebagian besar orang yang berat badannya turun terlalu cepat biasanya sering menahan nafsu makannya, mereka hanya makan dalam jumlah yang sedikit, atau bahkan tidak makan sama sekali. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan cukup kalori sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Hilang konsentrasi, tubuh lemas, pusing hingga jatuh pingsan, biasa terjadi pada orang-orang yang melakukan program diet instan.

Baca Juga:  Diare? Coba Konsumsi Air Rebusan Beras Untuk Mengatasinya

5.Daya tahan tubuh menurun
Saat tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai, maka sel-sel dalam tubuh juga tidak mendapatkan nutrisi yang cukup setiap hari. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun dan gampang terkena penyakit.

6.Membahayakan organ hati
Berdasarkan Journal Physiology of Gastrointestinal and Liver Physiology, berat badan seseorang mengalami penurunan drastis, ternyata juga berpengaruh negatif pada organ hati. Berat badan yang tidak stabil dapat meningkatkan kandungan lemak pada hati, hal tersebut dapat membawa seseorang pada risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit-penyakit degeneratif yang berhubungan dengan organ hati.

7.Kualitas tidur menurun
Kurus secara instan membuat Anda mudah lelah, kemudian metode menurunkan berat badan dengan cepat biasanya juga identik dengan membatasi kalori yang masuk daripada usaha membakar lemak dalam tubuh. Akibatnya, kekurangan kalori membuat metabolisme tubuh menurun. Energi pun berkurang dan Anda mudah lelah, siklus tersebut secara tidak langsung menurunkan kualitas tidur dan istirahat harian Anda.

8.Memicu batu empedu
Kantung empedu adalah organ yang berada di bawah hati, tugasnya membantu penyimpanan lemak sampai tubuh membutuhkannya. Namun jika Anda melakukan diet dan berhasil kurus dalam waktu singkat, besar risiko munculnya batu empedu. Batu empedu merupakan pengerasan kolesterol yang membahayakan kesehatan, sebab batu empedu juga memicu infeksi pada aliran normal kantung empedu ke usus kecil.

9.Membuat rambut rontok
Nutrisi yang didapatkan dari makanan sebenarnya bukan cuma mendukung kesehatan, tetapi juga kecantikan. Namun jika Anda membatasi konsumsi makanan, kondisi luar tubuh juga ikut terpengaruh, salah satunya rambut menjadi rontok. Rambut juga butuh nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi, namun gara-gara diet instan, nutrisi tidak terpenuhi dan rambut menjadi kering sampai rontok.

10.Meningkatkan kadar stress
Menghindari jenis makanan tertentu dan menahan lapar memang bisa membuat Anda kurus secara instan, namun metabolisme akan menurun dan meningkatkan kadar hormon cortisol yang memicu stres. Secara fisik dan emosional, kurus secara instan benar-benar tidak menyehatkan.
Oleh karena itu, pikirkan kembali jika Anda mendapat tawaran paket diet instan yang menjanjikan turun berat badan dalam waktu singkat. Tidak selamanya yang instan itu baik untuk kesehatan Anda.