Bahaya Baby Walker Bagi Pertumbuhan Bayi

DokterSehat.Com – Semua orang tua yang memiliki bayi tentu saja berharap bahwa buah hatinya bisa mengalami pertumbuhan yang cepat. Orang tua tentu akan sangat bahagia jika anaknya bisa cepat dalam melakukan banyak hal. Momen-momen dimana bayi bisa mulai berbicara, mulai merangkak, dan apalagi mulai berjalan adalah yang paling ditunggu-tunggu. Untuk membuat bayi bisa berjalan, orang tua biasanya akan menuntun bayi atau bahkan membelikan baby walker. Baby walker sendiri memang bisa membuat bayi terangsang untuk bisa berjalan dengan lebih cepat. Sayangnya, banyak pakar kesehatan yang berkata jika baby walker justru akan kurang baik bagi pertumbuhan bayi.

doktersehat-bayi-makan-sayur-buah

Beberapa pakar kesehatan berkata jika penggunaan baby walker bisa menghambat pertumbuhan tulang belakang pada bayi. Baby walker bahkan dianggap kurang baik karena membuat otot bayi tidak benar-benar bekerja secara optimal untuk berjalan. Bahkan, metode tradisional dengan bayi yang berjalan dengan dipegangi tangannya oleh orang tua justru akan lebih efektif dan jauh lebih aman bagi bayi. Anak yang memakai baby walker sebenarnya lebih mirip dengan anak yang sedang duduk dengan posisi yang kurang nyaman sehingga bisa memicu semakin lambatnya proses berjalan bayi.

American Academy of Pediatrics bahkan sudah mulai menyarankan penghentian penjualan baby walker. Akademi ini mengklaim jika baby walker justru memberikan pengaruh buruk pada tingkat pertumbuhan kecerdasan dan psikologis pada bayi dengan signifikan. Bahkan penelitian menunjukkan bahwa bayi yang memakai baby walker justru cenderung membuat pertumbuhan bayi menjadi jauh lebih lambat. Bayi yang tidak memakai baby walker tercatat mampu berjalan pada usia rata-rata 10,7 bulan hingga 11 bulan saja. Yang mengejutkan adalah, bayi yang memakai alat bantu berjalan baby walker justru baru akan bisa berjalan pada usia rata-rata 11,7 bulan hingga satu tahan. Secara logika, bayi yang tidak bisa melihat kakinya saat melangkah dengan baby walker ternyata bisa mempengaruhi kecepatan kemampuan berjalan karena tidak bisa melihat bagaimana cara melangkah dengan tepat.

Baca Juga:  Mengantuk Setelah Makan? Mungkin Ini Penyebabnya

Dengan adanya beberapa hasil penelitian ini, orang tua yang memiliki bayi tentu harus mempertimbangkan ulang penggunaan baby walker untuk buah hatinya. Cara tradisional dimana bayi ditatih dengan kedua tangan sepertinya justru akan lebih efektif dan lebih aman bagi buah hati untuk segera melangkahkan kakinya untuk pertama kali dengan segera.