Bagaimana Hasrat Pedofil Muncul? Apa Penyebabnya?

DokterSehat.Com – Belakangan ini kita sering mendengar berita yang cukup meresahkan banyak orang tua di Indonesia tentang banyaknya orang yang mengidap masalah kejiwaan pedofilia dimana orang tersebut akan mengincar anak-anak untuk menjadi korban pemuas nafsu seksualnya. Di hampir semua negara, perilaku pedofilia bahkan dianggap sebagai sebuah kejahatan yang mengerikan sehingga sebagai orang tua pun kita harus pandai-pandai menjaga anak agar tidak menjadi korban para pedofil ini. Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana hasrat pedofilia ini bisa muncul?

doktersehat-kosplay-komik

Perilaku pedofilia sendiri sangatlah tidak normal bagi manusia karena biasanya orang akan cenderung mengalami peningkatkan hasrat seksual pada mereka yang sudah berusia cukup dewasa untuk berhubungan seksual dan sama sekali tidak mengalami hasrat ini saat melihat anak-anak. Seorang psikolog dari Jerman bernama Jorge Ponseti menyebutkan jika pakar kesehatan kini mencoba memakai MRI untuk mempelajari struktur hingga aktifitas otak para pelaku pedofilia. Ia pun menyimpulkan jika pelaku pedofilia cenderung memiliki kelainan dalam neuropsikologi otaknya dan bahkan pelaku pedofilia akan cenderung memiliki tingkat intelegensia yang jauh lebih rendah dari rata-rata orang normal, yakni lebih rendah sekitar 8 persen. Yang mengerikan adalah, semakin bodoh tingkat intelegensia pelaku pedofilia, maka usia korban aksi pedofilianya akan cenderung semakin muda.

Yang menarik adalah, pakar kesehatan menemukan fakta dimana pelaku pedofilia ternyata mengalami cedera kepala hingga dua kali lipat lebih sering jika dibandingkan dengan orang normal dan mereka pun akan cenderung memiliki bentuk tubuh yang jauh lebih pendek. Selain itu, ada banyak orang yang ternyata memiliki ketertarikan atau hasrat seksual pada anak kecil, namun hanya sebagian yang pada akhirnya menjadi pelaku pedofilia karena memiliki orientasi seksual yang menyimpang. Sementara itu, sebagian lainnya justru lebih baik dalam menahan diri dan memilih melakukan aktifitas seksual dengan normal dengan pasangannya. Satu hal yang pasti, dunia medis sendiri sudah menetapkan pedofilia sebagai salah satu gangguan mental yang cukup sulit untuk disembuhkan.