Bagaimana Cara Mengatasi Tumit Yang Nyeri?

Kadang kala tumit kita terasa nyeri setelah dipakai untuk berjalan, berolahrga, atau bahkan saat kita baru melangkahkan kaki untuk pertama kali setelah bangun tidur. Tumit yang nyeri kerap kali dikaitkan dengan masalah tulang yang ada di sekitar telapak kaki. Pakar kesehatan berkata jika nyeri pada tumit biasanya disebabkan oleh dua hal, yakni akibat dari aktifitas latihan yang berlebihan, atau karena radang tendon yang disebut sebagai achilles tendinitis dan radang telapak kaki atau yang disebut sebagai plantar fasciitas. Selain rasa nyeri, radang tendon pada tumit dan radang pada telapak kaki juga bisa mengalami kekakuan sehingga cukup sulit untuk dipakai melangkah atau beraktifitas.

doktersehat-bursitis-nyeri-tumit

Radang pada tendon dan telapak kaki ternyata tidak bisa sembuh dalam waktu yang cepat. Butuh waktu yang cukup lama, bahkan hingga beberapa mingggu untuk membuat kondisi tumit menjadi normal kembali. Hanya saja, kita sendiri bisa meringankan rasa nyeri pada nyeri tumit dengan mengompres area tumit dengan kantung es. Es bisa disimpan pada plastik atau handuk basah dan diikatkan pada area yang terasa ngeri selama sekitar 10 menit. Pengompresan ini bisa dilakukan dua hingga tiga kali dalam sehari dan diyakinai bisa mengurangi rasa nyeri.

Cobalah untuk mengganti alas kaki anda. Seringkali masalah nyeri pada tumit disebabkan oleh penggunaan alas kaki layaknya sepatu atau sandal yang tidak cocok dan tidak nyaman dipakai. Sepatu dengan sol yang fleksibel yang nyaman dipakai ternyata bisa membuat tendon menjadi tidak lagi tegang sehingga waktu berjalan pun tumit tidak lagi merasa sakit. Untuk sementara waktu, cobalah untuk mengurangi latihan olahraga yang mudah menekan posisi tumit layaknya berlari, bermain tenis, atau bahkan bermain basket. Olahraga layaknya berenang dan bersepeda bisa dipilih hingga tumit akan menjadi lebih nyaman seiring waktu.

Baca Juga:  Apa itu Step

Sebelum berolahraga, cobalah untuk melakukan pemanasan sehingga tekanan pada area tumit yang sakit bisa berkurang dengan signifikan. Selain itu, cobalah untuk memilih lantai tempat olahraga yang cenderung lebih lunak layaknya lapangan berumput alih-alih lapangan aspal, semen, hingga paving. Pemilihan sepatu olahraga yang kencang namun nyaman juga bisa mempengaruhi kegiatan olahraga yang nyaman dan aman bagi tumit dan telapak kaki.