Bagaimana Cara Membedakan Pilek Dan Infeksi Sinus?

DokterSehat.Com – Pilek termasuk gejala penyakit yang umum diderita di masa pancaroba seperti sekarang. Namun, jika hidung Anda menghasilkan banyak lendir dan gejalanya tidak hilang dalam seminggu, besar kemungkinannya itu infeksi sinus.



Sinusitis terjadi jika salah satu atau beberapa lapisan sinus terinfeksi. Infeksi dapat disebabkan virus, bakteri, maupun jamur. Dua pertiga sinusitis yang terjadi biasanya berlangsung singkat, tetapi ada juga yang menjadi kronis atau berulang kali.

Pilek

Jika Anda terkena pilek, Anda hanya akan membutuhkan tissue dalam beberapa hari saja. Demam yang Anda rasakan juga hanya berlangsung maksimal 10 hari atau kurang. Beberapa gejala pilek biasa antara lain :

• Sakit tenggorokan

• Batuk

• Sakit kepala

• Hidung tersumbat

• Keluar ingus

• Bersin

• Lelah

• Demam

Karena pilek hanya disebabkan oleh virus, antibiotik tak akan bisa membantu. Namun beberapa obat bisa membantu Anda sembuh dan merasa lebih baik. Istirahat dengan cukup juga bisa membantu untuk lebih baikan dari pilek.

Infeksi sinus

Ketika hidung Anda terasa meradang, itu berarti infeksi sinus. Infeksi sinus lebih suit diobati daripada pilek biasa karena infeksi ini bisa disebabkan oleh virus, bakteri, dan bahkan alergi. Pilek tak selalu berkembang menjadi infeksi sinus, namun bisa memberikan peluang untuk terjadinya infeksi.

Beberapa gejala infeksi sinus, antara lain :

• Tekanan sinus antara mata dan pipi

• Hidung tersumbat dan beringus lebih dari seminggu

• Sakit kepala yang parah

• Merasa pusing

• Demam

• Batuk

• Bau mulut

• Ingus berwarna hijau atau kuning atau ingus yang terasa mengalir dari bagian belakang tenggorokan Anda

• Rasa lelah

Baca Juga:  Pertolongan Pertama Pada Vertigo

• Penurunan indera penciuman

Infeksi sinus bisa diobati dengan antibiotik, namun sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Dokter biasanya akan merekomendasikan irigasi sinus ketika Anda terkena infeksi sinus. Ini akan membantu meredakan gejalanya ketika Anda menunggu antibiotik bekerja.

Jika Anda terkena infeksi sinus, temui dokter THT, jangan asal minum antibiotik. Beberapa orang mengalami infeksi sinus yang kronis yang disebabkan oleh kebiasaan merokok atau alergi.