Ayo Berkebun Dapat Menghindari Penyakit Jantung Dan Segarkan Pikiran

DokterSehat.Com – Apakah anda senang berkebun? Berkebun adalah kegiatan yang menyenangkan. Sepulang kerja atau setiap akhir pekan, merupakan saat yang menyenangkan untuk menyempatkan diri merapikan tanaman di depan rumah atau dihalaman belakang rumah anda. Namun tahukah anda? Selain kegiatan ini menyenangkan, ternyata aktivitas yang satu ini juga bermanfaat untuk kesehatan anda. Kegiatan berkebun bisa menjadi hobi yang menyenangkan dan juga mendatangkan banyak kesehatan bukan hanya untuk anda para wanita namun juga baik pula untuk para pria.



Berkebun juga baik untuk mereka para remaja maupun orang yang telah lanjut usia. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk mereka yang sehat maupun yang menderita penyakit seperti apa saja manfaat untuk kesehatan? Simak selengkapnya :

  • Segarkan pikiran
    Menjaga dan melatih pikiran terbukti dapat mengurangi resiko kepikunan. Anda juga bisa mendapatkan manfaat tersebut dengan berkebun. Seorang penelity dari Neuropsychologist Paul Nussabaum menerangkan, berkebun adalah latihan mental yang memerlukan tinjauan serta perencanaan ke masa depan serta mendorong pembelajaran.
  • Bakar kalori
    Kegiatan berkebun memang terbukti sedikit banyak membuat anda berkeringat, hal ini membuat jumlah kalori jahat dalam tubuh anda dapat secara otomatis terbakar. Bahkan sebuah studi penelitian melibatkan seorang wanita dengan berat badan 75 kg mampu membakar 162 kalori hanya dengan cara memangkas tanaman, mencabuti gulma dan menggali tanah untuk bercocok tanam selama 30 menit. Hal tersebut terbukti ampuh bakar kalori dalam tubuh anda, terutama untuk anda yang ingin menurunkan berat badan.

    Kegiatan seperti ini juga bermanfaat sama untuk anak-anak. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2003 menemukan, aktivitas yang tidak kompetitif seperti berkebun mampu memancing anak-anak untuk menjauhi aktivitas bermalas-malasan.

  • Cegah diabetes
    Sebuah studi dari Belanda menemukan, tukang kebun cenderung memiliki kadar gula lebih rendah. Tak hanya itu, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari University of Alabama menemukan, pasien diabetes tipe 2 yang aktif, termasuk mereka yang selalu aktif berkebun, memerlukan obat lebih sedikit atau bahkan mereka tidak memerlukan obat sama sekali.
  • Menghindarkan resiko penyakit jantung
    Sebuah penelitian dari Swedia menyebutkan jika aktivitas fisik dikebun sama baiknya dengan berolahraga dipusat kebugaran. Sebab manfaatnya selain dapat menjaga kesehatan, juga dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke terutama mereka para lansia. Seperti dilansir dari Daily Mail, penelitian tersebut melibatkan 4.000 lansia berusia 60 tahunan. Peneliti kemudian meminta para responden untuk melakukan tes kesehatan dan menanyakan informasi seputar gaya hidup yang biasa mereka lakukan yakni seperti diet, kebiasaan minum lakohol dan merokok serta aktivitas mereka sehari-hari. Para responden juga ditanya apakah mereka senang berkebun, memperbaiki peralatan yang rusak dan aktivitas mandiri lainnya. Setelah itu, kesehatan kardiovaskular diperiksa guna mengecek kadar lemak dalam darah, factor pemicu penggumpalan darah, kadar gula dan hal lainnya yang mampu berpengaruh pada peningkatan resiko penyakit jantung dan stroke. Para peneliti menyimpulkan, hasilnya lansia yang aktif berkebun atau sekedar melakukan kesibukan lain di rumah memiliki risiko penyakit jantung lebih rendah dibandingkan mereka yang sama sekali tidak pernah melakukan aktifitas tersebut.
  • Kuatkan tulang
    Para peneliti  dari University of Arkansas menemukan, kerja berat yang dilakukan dikebun seperti mendorong mesin rumput dan mencabuti gulma. Memiliki manfaat besar yang setara dengan angkat beban yang mana baik untuk kesehatan salah satunya meningkatkan kepadatan tulang anda. Kepadatan tulang adalah salah satu kunci utama mencegah timbulnya osteoporosis. Yang mana baik pula dilakukan untuk mereka yang muda mencegah timbulnya osteoporosis di usia tua.