Ayah ini Mendonorkan Hatinya Demi Menolong Anak Perempuannya

DokterSehat.Com – Setiap orang tua tentu akan melakukan apapun untuk menjaga anaknya, khususnya dalam hal yang berkaitan dengan kesehatan. Hal yang sama terjadi pada seorang ayah yang bernama Ryan Driva. Melihat putrinya yang bernama Allie Driva mengalami penyakit hati yang sangat parah dan beresiko besar kehilangan nyawanya, Ryan pun dengan sukerala mendonorkan hatinya bagi sang buah hati dan beruntung, sang putri berhasil selamat berkat hati yang didonorkan orang tuanya.

doktersehat-hati-atresia-bilia-kelainan-penyakit- saluran-empedu-hepatitis

Allie terlahir dengan kondisi mata dan kulit yang kuning. Dokter pun kemudian mendiagnosa dirinya dengan kondisi dimana hatinya berpotensi mengalami masalah kerusakan yang parah. Alhasil, pada April tahun ini, Allie melakukan operasi dimana ususnya diambil dan kemudian ditempelkan pada hati agar aliran empedu bisa berjalan dengan lancar. Sayangnya, prosedur ini tidak berhasil dan Ia pun mengalami kondisi yang disebut sebagai atresia bilier, kondisi dimana saluran empedu mengalami peradangan dan tertutup sehingga memicu gagal hati. Alhasil, hati milik Allie mengeras layaknya hatu dan berwarna hitam pekat. Dokter pun menyebutkan jika Allie harus melakukan transplantasi hati atau beberapa bulan lagi Ia meninggal dunia. Disinilah sang ayah tergerak untuk melakukan tes darah dan berharap hatinya bisa didonorkan bagi sang buah hati.

Setelah melakukan tes darah dan tes lainnya, hati Ryan ternyata cocok untuk diberikan pada Allie, Allie harus melakukan pengeluaran organ hati yang sudah tak lagi berfungsi pada tubuhnya dan kemudian diganti dengan hati yang didonorkan dari ayahnya yang baru berusia 30 tahun ini. Operasi yang berjalan selama enam jam ini di USC Tek Medical Center akhirnya berhasil membuat bagian lobus kiri hati Ryan dipindahkan ke perut Allie.

Baca Juga:  Saat Preman Cabut Gigi

Meskipun harus rela melakukan pemulihan yang panjang dan bahkan membuatnya tak bisa berjalan selama beberapa hari, Ryan sangatlah berbahaya melihat putrinya mulai membaik kondisinya. Allie terus pulih dan matanya bahkan terus memutih. Allie pun mulai memberikan senyuman yang selama ini diidam-idamkan oleh orang tuanya.