Awas, Pria Ternyata Rentan Terkena Penyakit Kanker Berikut

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan jika ada kecenderungan pria tidak terlalu memperhatikan kesehatan tubuhnya dengan baik jika dibandingkan dengan kaum wanita. Hasilnya adalah, pria ternyata rentan terkena beberapa masalah kesehatan, termasuk diantaranya adalah kanker. Padahal, sebagaimana diketahui, kanker adalah penyakit yang sangat mematikan di dunia. Lantas, penyakit kanker apa saja yang sebaiknya diwaspadai oleh kaum pria?

doktersehat-virus-kanker-cancer-rubella-gaucher-disease-rhabdomyosarcoma

Kenker prostat ternyata dikenal luas sebagai pembunuh pria nomor dua di dunia. Yang mengerikan dari kanker prostat adalah, kanker ini hampir tidak menimbulkan gejala awal apapun dan tiba-tiba saja muncul dalam kondisi yang sangat parah. Cara terbaik untuk mendeteksi kanker ini tentu saja adalah pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter. Pria dengan riwayat keluarga memiliki kanker prostat, keturunan kulit hitam, berusia lanjut, dan suka mengkonsumsi makanan berlemak rentan terkena kanker ini.

Kanker penis tergolong sebagai penyakit yang menyerang organ vital pria. Seringkali penyebab dari kanker penis adalah kebiasaan merokok atau serangan virus human papiloma (HPV). Pria yang tidak disunat dan pria yang pernah menderita herpes genitalis memiliki resiko besar terkena penyakit ini. Selain itu, kanker testis yang menyerang buah zakar juga rentan menyerang kaum pria.

Pria ternyata memiliki resiko terkena kanker hati tiga kali lebih besar jika dibandingkan dengan wanita, khususnya pria dengan usia yang lebih tua. Pakar kesehatan menyebutkan jika pria yang suka mengkonsumsi minuman beralkolhol memiliki resiko terbesar terkan aknker hati. Biasanya, gejala kanker hati bisa dirasakan berupa turunnya berat badan dan nafsu makandengan drastis, anemia, mual-mual, dan pembengkakan pada perut bagian atas yang disertai nyeri. Kanker paru-paru juga sangat rentan menyerang kaum pria, mengingat fakta ada banyak sekali pria yang terpapar asap rokok. Selain itu, pria yang sering terekspos polusi udara juga memiliki resiko yang sama besarnya.