Awas, Penularan Virus Dari Terompet Tahun Baru

DokterSehat.Com – Menjelang malam tahun baru, penjualan terompet di berbagai tempat cenderung meningkat tajam. Banyak orang baik itu orang dewasa dan anak-anak berduyun-duyun membeli terompet khas tahun baru ini untuk menyemarakkan malam pergantian tahun. Meskipun terlihat biasa saja dan menyenangkan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk selektif dalam memilih terompet tahun baru karena bisa saja terompet ini memicu penularan virus yang bisa menyebabkan berbagai penyakit.



Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI) bernama dr. Marius Wijajarta menyebutkan jika terompet kertas yang dijual di pinggir jalan kebanyakan telah dicoba oleh banyak orang; dari pembuatnya, penjualnya, hingga beberapa pembeli yang sedang mencoba meniupnya. Yang menjadi masalah adalah, bisa jadi orang-orang yang mencoba terompet ini memiliki virus pemicu beberapa penyakit yang tentu saja bisa menular ke tubuh kita andai kita juga ikut meniup terompet tersebut.

Saat mencoba terompet, banyak orang yang tanpa sengaja mengeluarkan air liur yang berisi virus dan akhirnya virus ini menempel pada area dimana terompet harus ditiup dengan bibir. Andai bibir kita ditempelkan pada bagian terompet tersebut, tentu virus akan dengan mudah memasuki tubuh kita, bukan?

Karena alasan inilah ada baiknya kita mempertimbangkan ulang untuk membeli terompet tahun baru yang berasal dari pinggir jalan. Menurut pakar kesehatan, hampir pasti semua terompet tersebut sudah pernah dicoba oleh banyak orang dan tentu resiko penularan virus akan menjadi semakin besar. Jika kita memiliki uang lebih banyak, kita bisa mencoba terompet lain layaknya terompet plastik yang sudah dibungkus plastik atau terompet gas yang tidak akan membutuhkan udara dari mulut kita agar dapat mengeluarkan suara. Dengan melakukannya, kita tentu akan mencegah penyebaran virus yang bisa saja menjadi pemicu berbagai macam penyakit.