Awas Ladies, Jangan Memakai Bra Terlalu Ketat!

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan telah berkali-kali menyerukan kaum wanita untuk memperhatikan ukuran dari bra yang mereka pakai dengan lebih baik. Seruan ini disebabkan oleh fakta dimana sebagian wanita masih tidak cermat dalam memilih ukuran bra sehingga bra yang dipakai terlalu kendur maupun terlalu ketat. Bagi mereka yang memakai bra dengan ukuran yang terlalu kendur, maka payudaranya pun tidak akan bisa ditopang dengan sempurna dan beresiko terkena guncangan saat beraktifitas yang tentu beresiko menyebabkan sakit punggung. Sebaliknya, bra yang terlalu ketat juga bisa memberikan dampak buruk lainnya bagi kesehatan wanita seperti sebagai berikut.



Selain karena kurang cermat memilih ukuran bra, banyak wanita yang sengaja memakai bra dengan ukuran lebih ketat karena dapat membentuk payudara menjadi lebih berisi dan menarik. Dengan bentuk payudara yang lebih menarik, tentu mereka bisa mendapatkan kepercayaan diri saat bertemu orang lain. Sayangnya, penggunaan bra yang terlalu ketat dalam jangka waktu yang lama ini digolongkan pakar kesehatan sebagai perilaku pains for fashion, demi kepercayaan diri, wanita rela merasakan sakit yang disebabkan oleh sesaknya nafas.

Selain menyebabkan sesak nafas, bra yang terlalu ketat juga diyakini mampu membuat sirkulasi darah menjadi tidak lancar. Bra yang ketat bisa menekan berbagai pembuluh darah sehingga aliran darah pun bisa mengalami hambatan. Cobalah cek area payudara atau bahu yang tertekan karena penggunaan bra yang ketat. Kita bisa mendapati bercak-bercak kemerahan pada kulit payudara, bahu, hingga punggung. Dalam beberapa kasus, terhambatnya sirkulasi darah ini juga bisa menyebabkan rasa nyeri yang hebat pada payudara dan jika dibiarkan, maka payudara bisa mengalami kerusakan atau meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

Baca Juga:  Awas, Game Minecratf Membuat Anak Kecanduan

Bra yang terlalu ketat juga secara langsung mempengaruhi kesehatan tulang punggung. Tanpa disadari, ketatnya bra akan memberikan tekanan berlebihan pada punggung, bahu, dan leher sehingga menyebabkan sakit punggung pun lebih mudah muncul. Selain itu, beberapa organ tubuh, khususnya saluran pencernaan juga bisa ikut terganggu sehingga bisa menyebabkan masalah sembelit.