Awas, Jangan Menggerakkan Leher Hingga Berbunyi

DokterSehat.Com – Saat kita merasa lelah, seringkali area leher kita akan terasa pegal-pegal dan tidak nyaman. Untuk mengatasinya, kita seringkali menggerakkan leher kita ke kanan dan ke kiri hingga berbunyi “krek”. Memang, ada sensasi lebih nyaman yang akan kita dapatkan begitu leher sudah berbunyi. Namun, bagi pakar kesehatan, hal ini ternyata sangat tidak baik untuk tubuh kita. Apa yang sebenarnya terjadi?

doktersehat-leher-sakit-Spondilitis-Ankilosa

Pakar kesehatan menyebutkan jika leher ternyata adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki struktur yang kompleks. Selain tulang, saluran pencernaan, saluran pernafasan, hingga jaringan saraf ada pada leher dan jika kita sembarangan menggerakkan leher hingga berbunyi, dikhawatirkan akan terjadi permasalahan pada persendian leher atau bahkan masalah pada saraf. Pakar kesehatan dari TNI Angkatan Udara bernama Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP bahkan berkata jika ada kemungkinan persendian leher akan semakin lemah dan bisa memicu nyeri leher yang kronis pada saat kita beranjak tua nanti.

Dr. Wawan bahkan berkata jika ada kemungkinan kita yang terlalu sering menggerakkan leher hingga berbunyi pada akhirnya akan membuat tulang leher menjadi retak, patah, atau bahkan mengalami dislokasi. Jika hal ini terjadi, tentu saja nyawa adalah taruhannya. Selain itu, area trakhea hingga pembuluh darah karotis bisa mengalami penyumbatan atau bahkan robek. Saat tulang leher mengalami dislokasi akibat kebiasaan ini, dikhawatirkan sumsum tulang belakangan bisa menjadi cedera, pembuluh darah arteri vertebralis juga bisa robek karena hal ini.

Karena berbagai alasan inilah, ada baiknya kita tidak sembarangan menggerakkan leher hingga berbunyi. Andaipun kita merasakan nyeri atau tegang pada leher, berikanlah pijatan atau berikan semacam balsam yang bisa membuat area leher lebih nyaman. Alih-alih menggerakkannya hingga berbunyi, periksakanlah kondisi ini ke dokter untuk mencari solusi yang lebih aman bagi leher kita.