Awas, Jangan Makan Daging Babi Tidak Matang

DokterSehat.Com – Daging babi masih menjadi bahan makanan yang cukup kontroversial di Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Indonesia yang merupakan muslim dan menganggap daging hewan ini sama sekali tidak layak untuk dimakan. Dalam realitanya, daging babi cukup bebas beredar di pasaran dan bisa dikonsumsi oleh sebagian masyarakat. Sayangnya, banyak pecinta daging babi yang hanya berpikir tentang rasanya yang nikmat tanpa mengetahui jika memasak daging babi membutuhkan teknik yang benar dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Padahal, ada banyak makanan dari bahan daging babi yang masih belum benar-benar masak.

doktersehat-daging-merah-gagal-ginjal-picu-obesitas

Tahun lalu sendiri, ada sebuah kasus yang menimpa seorang pelajar yang diakibatkan oleh seringnya konsumsi daging babi yang tidak matang. Pelajar bernama Luis Ortiz dari Nappa Valley, Amerika Serikat ini jatuh pingsan setelah mengeluhkan pusing-pusing dan migrain. Para dokter kemudian melakukan CT Scan pada kepalanya dan terkejut bukan main dimana ada segerombolan cacing pita yang kemudian membuat pembekuan darah pada otaknya. Dokter pun kemudian bergerak cepat dan mengoperasi kepala Ortiz dan mengeluarkan segerombolan cacing yang masih hidup tersebut demi menyelamatkan nyawanya.

Dokter berkata jika adanya cacing pita pada otaknya terjadi karena Ortiz suka mengkonsumsi daging babi yang tidak masak. Sebagai informasi, cacing pita cukup mudah ditemui di dalam sistem pencernaan babi. Jika daging babi masih tidak matang, dikhawatirkan ada banyak larva yang masih hidup dan ikut termakan bersama daging yang kita konsumsi sehingga akan menyebabkan infeksi di dalam tubuh yang disebut sebagai cysticercosis. Cacing-cacing ini bisa mengendap pada usus dan dalam beberapa kasus langka layaknya yang mengenai Ortiz dimana cacing ini mencapai otak.

Baca Juga:  Seputar Alat Test Kehamilan

Karena alasan ilmiah inilah daging babi diharamkan untuk dikonsumsi oleh kaum muslimin. Dikhawatirkan konsumsi daging babi yang memang memiliki banyak parasit berbahaya layaknya cacing pita ini bisa memasuki tubuh, apalagi jika daging ini masih belum matang sehingga parasit-parasit tersebut akan masuk dalam tubuh kita dalam kondisi hidup dan menimbulkan kerusakan pada organ dalam tubuh kita.