Awas, Jangan Kebanyakan Makan di Libur Natal dan Tahun Baru Karena Bisa Membuat Kita Masuk IGD

DokterSehat.Com – Libur Natal dan Tahun Baru telah tiba. Tak hanya tentang pohon natal atau munculnya banyak orang berpakaian Santa Klaus, liburan akhir tahun ini akan membuat kita lebih sering mendatangi acara keluarga yang lengkap dengan jamuan makan. Memang, banyaknya acara makan ini akan membuat kita kenyang dengan santapan lezat dengan berbagai variasi rasa. Sayangnya, bagi pakar kesehatan, hal ini justru bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-makanan-ketagihan-kalori-junk-food

Pakar kesehatan dr. Tirza Gwendoline Matulessy, SpPD yang berasal dari rumah sakit Evasari menyebutkan jika libur panjang hari raya, khususnya hari raya Lebaran dan Natal dan Tahun Baru, memang menjadi ajang untuk berkumpulnya anggota keluarga. Sayangnya, acara kumpul keluarga ini cenderung membuat kita makan lebih banyak dari hari-hari biasanya. Sebagai contoh, andai kita berkunjung ke satu keluarga, kita diminta untuk makan, pindah ke rumah lainnya, kita juga akan diminta untuk makan juga. Hal ini tentu akan membuat kita makan dengan porsi yang jauh lebih banyak dari hari-hari biasanya.

Menurut dr. Tirza, andai hari raya Lebaran akan membuat kita mengalami masalah maag, gangguan lambung, hingga kolesterol, maka libur Natal dan Tahun Baru ini jauh lebih berbahaya. Gara-gara terlalu banyak makan, dua hingga tiga hari setelah Natal biasanya IGD rumah sakit penuh dengan pasien stroke, kenaikan tekanan darah, hingga penyakit jantung koroner.

Gaya hidup masyarakat modern yang sebelumnya sudah buruk, stress yang cukup tinggi, dan dipadu dengan banyaknya mengkonsumsi makanan enak namun tidak sehat pada libur Natal dan Tahun baru ini, tentu akan membuat tekanan darah dan kolesterol bisa naik tak terkontrol.

Baca Juga:  Kaitan Antara Stroke dan Jatuh di Kamar Mandi

Dr. Tirza pun menyarankan kita untuk rutin berolahraga dan menjaga asupan pola makan sehat di hari-hari biasanya sehingga kita pun tidak akan mudah terkena masalah kesehatan hanya gara-gara menikmati makanan enak di hari raya.