Awas, Ini yang Terjadi Jika Pria Terlalu Sering Mengkonsumsi Viagra

DokterSehat.Com – Bagi banyak kaum pria, Viagra adalah penyelamat bagi mereka yang mengalami masalah dalam mempertahankan atau mendapatkan ereksi yang sangat penting bagi hubungan seksual. Obat yang kerap disebut sebagai pil biru ini memang dikenal luas sangat efektif dalam mengatasi disfungsi ereksi mengingat kemampuannya dalam meningkatkan aliran darah menuju penis. Sayangnya, alih-alih melakukan pengobatan yang diperlukan untuk mengatasi disfungsi ereksi ini, banyak pria yang justru bergantung dengan konsumsi Viagra ini untuk berhubungan intim. Apakah dengan terlalu sering mengkonsumsi pil biru ini bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan pria?

doktersehat-kesuburan-pria-paracetamol-viagra-overdosis

Pakar kesehatan menyebutkan jika Viagra ternyata tidak hanya berpengaruh besar bagi organ vital pria, namun bagi keseluruhan tubuh. Cara kerja dari pil ini adalah dengan menghambat enzim phosphodiesterase type 5 atau PDE 5 yang membut otot-otot pada penis menjadi rileks sehingga terjadi peningkatan aliran darah menuju penis yang bisa memicu ereksi. Sayangnya, andai darah terus mengalir ke penis,  maka penis pun akan terus ereksi hingga membengkak. Pria yang terlalu sering mengkonsumsi pil biru ini dikhawatirkan bisa mengalami priapism, kondisi dimana pria mengalami ereksi yang tidak normal dan bahkan bisa bertahan hingga lebih dari empat jam lamanya. Tak hanya membuat pria menjadi tidak nyaman, hal ini dikhawatirkan juga akan membuat kerusakan permanen pada jaringan penis.

Viagra juga bisa membuat peningkatan kadar nitrat oksidan dan menurunkan tekanan darah. Tak hanya membuat penis mengalami ereksi yang tidak normal, dikhawatirkan organ kardiovaskular bisa mengalami masalah layaknya fluktuasi tekanan darah hingga semakin tidak teraturnya irama jantung. Selain itu, pria juga beresiko mengalami penurunan kemampuan mendengar dan melihat, hingga kerap merasakan pusing-pusing dan suara berdenging.

Baca Juga:  Masalah Psikologis Yang Dapat Menyebabkan Impotensi

Karena adanya resiko ini, ada baiknya pria tidak bergantung dengan pil biru ini. Andai memang masalah disfungsi ereksi ini sudah cukup parah, periksakanlah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kehidupan seksual pun bisa kembali membaik.