Awas, Ibu Hamil Yang Suka Merokok Ternyata Beresiko Besar Melahirkan Anak Bibir Sumbing

DokterSehat.Com – Apa yang terlintas pada pikiran anda saat kita menyebutkan kata bibir sumbing? Dalam realitanya, penyakit bibir sumbing termasuk dalam penyakit yang banyak diperhatikan pada acara amal atau penggalangan dana sosial di masyarakat. Memang, cukup banyak penderita bibir sumbing di Indonesia. Namun, sebuah fakta menarik ditemukan dari banyaknya kelahiran anak bibir sumbing. Salah satu pemicu masalah bibir sumbing yang cukup banyak terjadi adalah karena wanita menjadi perokok.

doktersehat-hamil-kehamilan-anak-laki

Pakar kesehatan sebelumnya menyebutkan jika dari sebuah penelitian yang dilansir oleh Live Science, ditemukan fakta mengejutkan dimana mereka yang nekat hamil dengan merokok, maka akan meningkatkan resiko kelahiran bayi yang terkena asma, memiliki berat badan rendah, dan juga terkena masalah bibir sumbing. Penelitian ini sendiri dilakukan pada 7.000 bayi yang baru lahir dimana sang bayi dan sang buah hati akan diteliti kesehatannya. Penelitian yang memiliki metode kuesioner dan sampel darah bayi yang bisa ditemukan dari tali pusar sang buah hati saat dilahirkan.

Dari penelitian ini, ditemukan fakta bahwa bayi yang terlahir dari pasangan perokok, khususnya jika sang ibu juga perokok, akan mengalami perubahan epigenetik, fenotipe, hingga ekspresi genetik. Uniknya, jika ibu hamil tidak merokok, maka 6.000 DNA pada bayi yang baru dilahirkan akan membuatnya menjadi berbeda-bdea.

Kaerna adanya perubahan epigenetik pada bayi yang dikandung oleh ibu hamil perokok, maka pakar kesehatan Stephanie London dari National Institute of Enviromental Health Science pun mengungkapkan jika walaupun asap rokok tidak secara langsung terhisap oleh janin, namun banyak partikel beracun dari rokok yang pada akhirnya mencapai plasenta dan bisa memicu perubahan epigenetik yang memicu kelahiran bayi dengan bibir sumbing. Dengan adanya fakta ini, yakinkah ibu hamil masih mau merokok?