Awas, Es Batu Banyak Yang Tercemar Bakteri Penyebab Penyakit

DokterSehat.Com – Dikarenakan kita tinggal di negara yang berada dalam iklim tropis, maka kita tentu harus rela menikmati suhu yang cenderung panas dan menyengat, apalagi jika kita berada di luar rumah di tengah hari. Untuk melawan suhu yang menyengat ini, kita tentu akan cukup sering mencari minuman yang segar dan dicampur dengan es batu. Sayangnya, banyak dari kita yang mencari minuman es yang dijajakan di pinggir jalan. Tanpa kita sadari, es-es yang ada pada minuman yang kita beli ini ternyata belum tentu sehat. Beberapa bahkan diyakini telah tercemar berbagai bakteri berbahaya yang bisa memicu munculnya penyakit layaknya diare hingga tiphus.

doktersehat-menggigit-es-batu-tidak-baik-pagophagia

Sudah menjadi rahasia umum dimana banyak penjajan minuman es memakai es batu yang dibuat dari air yang mentah dan belum dimasak. Bahan pembuatannya yang berupa air tidak matang ini sudah jelas sangat berbahaya jika kita minum mengingat es akan terus meleleh dan bercampur dengan minuman. Padahal, bakteri dan kuman tidak bisa mati jika hanya dibekukan begitu saja. Sebuah kasus baru dimana sebuah pabrik es batu di Jakarta yang ditutup karena es nya tidak bersih dan diolah dengan benar juga tentu akan menambah rasa khawatir kita dalam menikmati minuman es, bukan?

Pakar kesehatan dari Universitas Indonesia, Dr dr Agustin Kusumayati, MSc, berkata jika es batu yang banyak kita konsumsi saat membelinya di warung atau penjaja makanan lainnya ternyata masih beresiko tercemar berbagai bakteri dan kuman. Sebagai contoh, bakteri e.coli atau salmonella yang tentu akan bisa memicu diare ataupun tifus. Untuk mencegah hal ini terjadi, beliau bahkan menyarankan kita membeli minuman kemasan yang didinginkan saja.

Baca Juga:  Mengenal Ciri-Ciri Vaksin Palsu

Namun, dikarenakan minuman kemasan yang didinginkan layaknya teh botol juga dianggap kurang sehat untuk dikonsumsi, mengingat adanya bahan pengawet ataupun kadar gula yang cukup tinggi, maka ada baiknya kita pun lebih selektif dalam memilih minuman. Andai kita masih memiliki kesempatan meminum air dingin yang berasal dari lemari es di dalam rumah saja, tentu hal ini akan jauh lebih baik, bukan?