Awas, Efek Kurang Tidur Semalam Ternyata Sama Dengan Makan Junk Food Setengah Tahun!

DokterSehat.Com – Selain bulan ramadhan, banyak orang yang juga menganggap bulan ini sebagai musim menikmati pertandingan sepakbola di televisi. Bagaimana tidak, dua ajang sepakbola negara dari Eropa dan Amerika menyemarakkan layar kaca sepanjang hari. Hal ini tentu beresiko membuat banyak orang mengurangi waktu tidurnya demi melihat laga-laga yang menarik. Padahal, kekurangan waktu tidur adalah salah satu gaya hidup yang sangat buruk bagi kesehatan. Bahkan, pakar kesehatan menyebutkan jika seseorang memilih untuk tidak tidur semalaman, maka Ia pun memiliki dampak buruk kesehatan yang setara dengan mengkonsumsi makanan junk food selama enam bulan!

doktersehat-flu-burung-babi-swine-flu

Fakta ini sendiri ditemukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Cedars-Sinai Medical Center dari Los Angeles, Amerika Serikat. Penelitian yang dipimpin oleh Josiane Broussard, PhD menunjukkan jika begadang semalaman akan membuat sensitivitas tubuh pada insulin menurun drastis dengan tingkat yang setara saat kita mengkonsumsi makanan junk food selama enam bulan. Sebagaimana diketahui, insulin yang merupakan hormon yang diproduksi oleh organ pankreas memiliki fungsi penting bagi tubuh dalam mengendalikan kadar gula dalam darah dan mengubah karbohidrat menjadi energi yang akan dipakai oleh tubuh. Jika kita begadang semalaman dan tubuh pun kurang sensitif pada insulin ini, maka kita pun akan kesultian menjaga kadar gula dalam darah. Hal ini berarti, tidak tidur semalaman bisa memberikan dampak buruk meningkatnya resiko terkena penyakit diabetes tipe 2. Selain itu, resiko meningkatnya penyakit jantung juga akan cenderung meningkat tajam akibat kurang tidur.

Penelitian ini sendiri dilakukan pada hewan anjing dimana ada satu kelompok anjing yang diberi makanan berlemak layaknya junk food selama enam bulan dan anjing yang dibuat tidak tidur semalaman. Hasilnya adalah, sensitivitas kedua kelompok anjing ini menurun hingga 33 persen. Meskipun dilakukan pada hewan, Broussard meyakini jika hal yang sama berlaku pada tubuh manusia. Hal ini berarti, ada baiknya memang kita sebisa mungkin menghindari tidak tidur semalaman demi kesehatan tubuh.