Awas Bahaya Masturbasi!

DokterSehat.Com – Bagi sebagian orang, khususnya yang berusia remaja, masturbasi adalah salah satu cara yang dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual secara pribadi. Mereka berpikir bahwa dengan melakukan hal ini, mereka bisa merasakan sensasi seksual tanpa harus merugikan orang lain, sebagai contoh bisa menyebabkan kehamilan pada pasangan yang belum menikah. Sayangnya, meskipun memiliki resiko yang rendah, masturbasi tetap saja memiliki resiko kesehatan tersendiri, apalagi jika dilakukan dengan frekuensi yang sangat sering. Apa sajakah bahaya dari masturbasi?

doktersehat-pasangan-couple-masalah-seks-impotensi-ejakulasi-dini-klamidia

Tahukah anda jika ada banyak orang yang menderita karena kecanduan masturbasi? Bahkan andai mereka sudah menikah sekalipun? Pakar kesehatan Tobias Koehler, MD, MPH, menyebutkan jika baik pria maupun wanita ternyata memiliki resiko yang sama untuk kecanduan masturbasi, baik itu dengan cara melakukan rangsangan dari anggota tubuh sendiri atau bahkan dengan cara memakai peralatan mainan seks yang banyak ditemukan di toko-toko khusus. Memang, ada kecenderungan pria lebih suka melakukannya jika dibandingkan dengan wanita sehingga resiko mengalami masalah kesehatan pada organ vitalnya pun sangat tinggi.

Jika seseorang melakukan masturbasi dengan frekuensi yang cukup sering, maka organ vitalnya akan beresiko besar mengalami iritasi kulit yang ringan atau lecet-lecet. Sebagai contoh, jika pria sangat rutin bermasturbasi dengan memakai rangsangan dengan tangannya, maka kulit penisnya pun beresiko mengalami lecet-lecet. Hal ini tentu akan membuat rasa tidak nyaman saat memakai celana dalam atau bahkan terasa sangat perih andai terkena sabun saat mandi. Berhubungan intim dengan pasangan juga akan memberikan rasa sangat tidak nyaman, bukan? Tak hanya itu, penis juga bisa mengalami bengkak, perubahan warna menjadi keunguan, atau bahkan penis patah, yang meskipun sangat jarang terjadi, namun tetap saja beresiko. Jika hal ini terjadi, maka penis harus dibedah dan harus mendapatkan obat pereda  rasa sakit setiap kali mengalami ereksi.

Baca Juga:  Alveolar osteitis, Sakit di Daerah Bekas Pencabutan Gigi

Sebelum hal-hal tersebut mengenai organ vital anda, ada baiknya anda yang suka bermasturbasi mulai menghentikan kebiasaan buruk ini.