Awas Bahaya Asap Mesin Diesel Penyebab Kanker Paru-paru

DokterSehat.Com – Menurut WHO tersebut, bahaya polusi asap mesin diesel, dimasukan dalam kategori zat karsinogen yang memicu kanker paru-paru. Disamping itu karsinogen juga memiliki sifat hampir sama dengan racun arsenik, radiasi neutron yang mengandung strontium-90 yang mempunyai efek jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan perokok pasif.



Keputusan WHO ini sejalan dengan penelitian Debra T. Silverman, peneliti kanker untuk pemerintah Amerika. Dalam penelitiannya 50 tahun paparan asap diesel pada 12 ribu pekerja tambang menunjukan resiko tujuh kali lebih besar terkena kanker paru-paru dibanding paru-paru normal bukan perokok.

Keputusan WHO ini diumumkan setelah seminggu pertemuan ilmiah, dengan memasukan asap diesel ke dalam kategori “karsinogen” group satu. Termasuk didalamnya asap rokok, asbes, radiasi ultraviolet, alkohol. Asap diesel juga dimasukan sebagai salah satu penyebab kanker kandung kemih.

Penyebab kanker paru-paru yang harus dihindari :

  • Merokok
    Orang yang merokok satu bungkus rokok beresiko 20-25 kali terkena kanker paru-paru, meskipun berhenti merokok, resikonya menurun dan baru hilang setelah 15 tahun(nah.. bahaya sekali kan merokok itu).
  • Perokok pasif
    Yaitu orang hidup di sekitar perokok, tapi tidak perokok. Diapun beresiko pula terkena kanker paru-paru, maka hindari para perokok jika anda ada di sekitarnya.
  • Paparan asbes
    Penggunaan asbes dalam industri memang masih banyak karena lebih murah, namun regulasi yang ketat dari pemerintah diharap bisa mengurangi pemakaian asbes.
  • Penyakit paru-paru
    Seperti Tuberkulosis dan paru obstruksi kronis merupakan penyakit paru-paru yang beresiko menjadi kanker paru-paru.
  • Paparan zat kimia
    Para pekerja yang terpapar zat kimia seperti arsen, nikel, hidrokarbon dan eter, beresiko menderita kanker paru-paru.

Mungkin anda akan sulit menghindar dari semua paparan penyebab kanker di atas, namun anda bisa menggunakan masker saat anda bepergian. Mencegah lebih baik daripada mengobati, ingat kanker paru-paru baru bisa terdeteksi ketika sudah mencapai stadium 2.