Awas, Anak-Anak Juga Bisa Terkena Kencing Batu

DokterSehat.Com – Penyakit kencing batu memang cukup banyak menyerang orang dewasa. Namun, bukan berarti anak-anak terbebas dari resiko terkena penyakit yang memberikan rasa nyeri luar biasa saat buang air kecil ini. Seringkali, anak-anak yang terkena kencing batu ddisebabkan oleh adanya penyakit atau kondisi kesehatan lain yang memicu pembentukan batu di dalam saluran kemih, ginjal, kandung kemih, atau bahkan ureter dan uretra.

doktersehat-anak-kecil-menangis-sakit-kencing-batu-kutu-rambut

Batu yang terbentuk pada saluran kemih ini terjadi karena adanya penumpukan garam dan juga mineral yang ada pada urin. Kadangkala, batu ini bisa berukuran sangat kecil dan bisa ikut terbuang bersama dengan urin. Namun, tak jarang ukuran batu ini cukup besar sehingga menyumbat saluran kencing sehingga membuat rasa sakit yang luar biasa.

Anak-anak yang mengalami masalah kencing batu tentu akan sangat menderita. Mereka bisa merasakan nyeri pada saat buang air kecil dan di area punggung hingga perut pada bagian bawah. Kadangkala, anak juga bisa merasakan mual-mual dan muntah-muntah. Jika kencing batu ini sudah cukup parah, maka urin bisa disertai dengan darah. Beruntung, kencing batu bisa diobati asalkan kita segera memeriksakan anak ke dokter begitu gejala-gejala dari kencing batu ini muncul. Biasanya, dokter akan memeriksa ukuran batu yang terbentuk, bahan dasar dari batu tersebut, hingga posisi batu apakah menyumbat saluran kemih atau tidak.

Jika batu ini masih dalam ukuran kecil, biasanya dokter hanya akan memberikan obat penekan rasa sakit dan meminta anak untuk meminum banyak cairan yang diharapkan mampu mendorong batu keluar bersama dengan urin secara alami. Namun, jika batu yang terbentuk sudah sangat besar, maka ada baiknya anak harus ditangani dengan lebih.

Baca Juga:  Apa Yang Terjadi Jika Anak Jarang Makan Siang?

Untuk mencegah munculnya penyakit kencing batu pada anak-anak, ada baiknya, anak dibiasakan untuk banyak minum air putih setiap hari dan melakukan pola makan yang sehat. Dengan melakukan hal ini, urin pun akan cenderung lebih encer dan pengendapan berbagai zat limbah yang bisa memicu batu tidak akan terjadi.