Awas, Alat Kontrasepsi Bisa Menyebabkan Infeksi Kandung Kemih

DokterSehat.Com – Bagi pasangan yang sudah menikah, alat kontrasepsi tentu menjadi hal yang sangat lumrah untuk digunakan saat berhubungan intim, apalagi bagi mereka yang ingin menunda datangnya kehamilan atau mengatur jarak kehamilan dari anak satu ke anak yang lainnya. Tak hanya itu, banya pasangan yang juga memakai alat kontrasepsi dengan alasan kesehatan layaknya mencegah penularan beberapa penyakit, khususnya penyakit kelamin. Meskipun bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, dalam realitanya, penggunaan alat kontrasepsi juga bisa memberikan efek samping. Salah satunya adalah meningkatkan kemungkinan terkena infeksi kandung kemih.



Banyak pakar kesehatan yang menyarankan kita untuk lebih teliti dalam memakai alat kontrasepsi. Sebagai contoh, ada alat kontrasepsi di pasaran yang ternyata mengandung diafragma atau spermisida yang juga memiliki bahan berupa nonoxynol-9. Bahan diafragma sendiri bisa membuat laju aliran alami urin menjadi lebih terhambat sehingga akan membuat saluran kemih menjadi tempat yang ideal bagi banyak bakteri berbahaya untuk berkembang biak. Selain itu, spermisida juga bisa membuat iritasi pada kulit, apalagi jika kita memiliki alergi, dan juga bisa membuat pertumbuhan bakteri berbahaya pada saluran kemih.

Beberapa alat kontrasepsi lainnya yang banyak dipakai oleh masyarakat umum layaknya Pil KB ternyata juga tidak lepas dari adanya efek samping bagi kesehatan layaknya penurunan kadar estrogen di dalam tubuh. Padahal, hormon estrogen ini sangatlah penting dalam menjaga kesehatan jaringan vagina pada tubuh wanita.

Ada baiknya kita melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum benar-benar memakai alat kontrasepsi. Dengan konsultasi yang tepat, maka kita bisa memilih alat kontrasepsi yang cukup aman digunakan pada tubuh kita tanpa memberikan dampak kesehatan negatif pada tubuh.